Direktur Utama RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Ribut Di Rumah Orang Tua Almarhum Bayi VAN, Apa Masalahnya ?
Minggu, 07-04-2024 - 20:53:14 WIB 👁 59171
Foto: Dirut RSUD Arifin Ahmad. Wan Fajriatul. Bersama Kuasa Hukum BA. Dian Wahyuni
TERKAIT:
 
  • Direktur Utama RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Ribut Di Rumah Orang Tua Almarhum Bayi VAN, Apa Masalahnya ?
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Terjadi keributan antara Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad (AA) Provinsi Riau Wan Fajriatul Mamnunah dengan Dian Wahyuni kuasa hukum BA, orang tua bayi VAN usia 1 bulan yang meninggal mendadak di RSUD AA baru - baru ini.

    Dari pantauan Riau awak media di kediaman BA, Jalan Rokan, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, Keributan terjadi antara Wan Fajriatul dan Dian Wahyuni, berawal dari kunjungan orang nomor satu RSUD AA tersebut di kediaman BA, Jum'at (5/3/2024) siang, yang di kediaman BA ternyata sudah menunggu Dian Wahyuni Tim kuasa hukum BA.

    Dalam kunjungan tersebut Wan Fajriatul didampingi para petinggi RSUD lainnya seperti Wakil Direktur Bidang Medik Keperawatan (Wadir MedKep) Annisa Indrasari, Kepala Bidang Pelayanan Medik Widodo, dan Humas RSUD AA.
    "Para petinggi RSUD AA tersebut datang dengan menggunakan 2 unit mobil dengan membawa bingkisan yang bertuliskan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri.
    Situasi awal di kediaman BA terpantau baik baik saja, para petinggi rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tersebut masuk ke dalam rumah BA, bersalaman salaman dan memperkenalkan diri.
    BA memulai percakapan di hadapan Wan Fajriatul, BA menyampaikan keluh kesahnya terkait hal apa yang dia dapatkan di RSUD AA, mulai dari pelayanan, penyebab kematian bayinya, dan bagaimana dia di bentak, di ancam akan usir oleh oknum dokter di RSUD AA, setelah ia datang kembali ke RSUD mempertanyakan penyebab kematian bayinya, dan terakhir BA juga sempat mempertanyakan resume medis yang tak kunjung di berikan.
    Setelah mendengar langsung dari BA, Wan Fajriatul hanya merespons bahwa di rumah sakit yang ia pimpin ada prosedur, dan menurutnya lagi, kasus meninggalnya bayi VAN, pihaknya sudah melakukan tahap tahapan.
    "Di rumah sakit ada prosedur, dan kami dengan kasus anak bapak ibu meninggal, kami sudah melakukan tahap tahapan," Ujar Wan Fajriatul menjelaskan kepada BA orang tua bayi VAN.
    Kata Wan Fajriatul lagi, pihaknya tidak berniat untuk menzolimi ataupun menganiaya pasien, tidak ada niat untuk membuat pasien itu meninggal dan tidak ada niat untuk menelantarkan pasien, dan menegaskan bahwa pihaknya sudah bekerja sesuai prosedur.
    Dirut RSUD tersebut awalnya sempat menjelaskan bahwa niat kedatangannya adalah untuk silaturahmi kepada keluarga BA, karena mau menyambut lebaran.
    "Niat kami tadinya mau silaturahmi dulu, karena mau menyambut lebaran, niat kita niat baik," Ujar Wan.
    Ketegangan muncul disaat Wan Fajriatul, melontarkan kata-kata kepada orang tua bayi VAN tersebut bahwa ia tidak menginginkan adanya pihak lain, dan wan pun menegaskan jika BA memakai pihak luar, ia akan membawa pengacara juga.
    "Saya itu maunya tidak menggunakan pihak - pihak luar yah pak, karena kami kalau mau pakai pihak luar pun, kami tadi juga mau bawa pengacara juga," Tegas Wan.
    Ketegangan menjadi pecah setelah Wan Fajriatul mulai menyebut nama kuasa hukum BA Dian Wahyuni. Wan mengatakan bahwa dia tidak ada urusan sama Dian, dan ia meminta Dian untuk tidak merekam pembicaraannya.
    "Kak dian jangan direkam rekam ya kak dian, Maaflah kak dian, saya gak ada urusan sama kak dian, maaflah kak dian," Ujar Wan dengan sedikit bernada.
    Pada kesempatan itu, Dian Wahyuni sempat merespons tudingan Wan Fajriatul, hingga terjadi cekcok berbantah - bantahan antara Dian Wahyuni dengan para petinggi RSUD AA tersebut.
    "Kami tunggu di rumah sakit ya pak yaa," Ujar Dirut RSUD tersebut kepada BA, sambil berlalu meninggalkan kediaman BA.
    Sementara itu BA, di mintai tanggapannya terkait tujuan kedatangan para petinggi RSUD AA tersebut adalah untuk silaturahmi. BA merespons singkat bahwa sebelum buat laporan ke penegak hukum para petinggi RSUD AA tidak ada melakukan silaturahmi seperti ini.
    "Sebelum saya buat laporan tidak ada silaturahmi seperti ini," tutup BA.(Rilis)

    Editor: jasril chaniago




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kanwil Ditjendpas Riau Pimpin Peduli Pendidikan, Bagi WBP Terus Belajar, Mengembangkan Potensi, dan Membangun Kembali Kepercayaan Diri
  • Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Sapa Warga Binaan, Perkuat Keamanan dan Pendekatan Humanis
  • Kanwil Ditjenpas Riau Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui SAE Rutan Siak
  • Personel Sat Lantas Polres Pelalawan Melaksanakan Pengaturan Arus Lalu Lintas Pada KM 75 Pangkalan Kerinci
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kanwil Ditjendpas Riau Pimpin Peduli Pendidikan, Bagi WBP Terus Belajar, Mengembangkan Potensi, dan Membangun Kembali Kepercayaan Diri
    03 Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Sapa Warga Binaan, Perkuat Keamanan dan Pendekatan Humanis
    04 Kanwil Ditjenpas Riau Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui SAE Rutan Siak
    05 Personel Sat Lantas Polres Pelalawan Melaksanakan Pengaturan Arus Lalu Lintas Pada KM 75 Pangkalan Kerinci
    06 Bupati Rohil H Bistamam Resmi Melantik H. Sarman Syahroni Sebagai Sekda Rokan Hilir
    07 Evaluasi Kinerja, Kalapas Pasir Pangarayan Pimpin Rapat Pejabat Struktural
    08 Kepala Diskominfotiksan Kota Pekanbaru Menegaskan Instansinya Berkomitmen Penuh Membuka Pintu Komunikasi Transparan Bagi Publik
    09 PLN ULP Rengat Kota Perkuat Sinergi Stakeholder untuk Tingkatkan Keselamatan Ketenagalistrikan di Rengat Barat
    10 Sore Ini Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
    11 Tinjau Operasi Pasar Murah di Melebung, Plt Gubri Bagikan Beras dan Minyak Goreng Gratis
    12 Bupati H. Bistamam Resmi Melantik H. Sarman Syahroni Sebagai Sekda Rokan Hilir Melalui Manajemen Talenta
    13 Kabut Asap Makin Pekat, Pemkab Meranti Bagikan Ribuan Masker dan Liburkan Siswa
    14 Pemerintah Kabupaten Kampar menghimbau Masyarakat Waspada, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya
    15 Realisasi Belanja APBD Siak Hingga September Capai 68 Persen
    16 Dukung Pemutihan Pajak Kendaraan, DPRD Riau Minta Masyarakat Manfaatkan Kesempatan Ini
    17 Tak Ingin Masyarakat Jadi Korban, Bupati Inhu Desak Perusahaan Bangun Jalan Elak 9,8 Km
    18 Bupati Siak Afni Zulkifli Raih Penghargaan BAZNAS RI 2026
    19 Hujan Guyur 11 Kabupaten/Kota di Riau Jumat Ini
    20 Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Sinergi Layanan Bimbingan Integrasi
    21 Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Berikan Pengarahan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan
    22 Bupati Siak Perpanjang SK 2.994 ASN PPPK Paruh Waktu, Dapat Gaji 13 dan THR
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com