Dinas TPHP Bengkalis Siapkan Program Prioritas Untuk Tingkatkan Produksi Pertanian dan Peternakan
Jumat, 23-02-2024 - 09:50:03 WIB 👁 12614
Foto: Dinas TPHP Bengkalis Siapkan Program Prioritas Untuk Tingkatkan Produksi Pertanian dan Peternakan Ket foto fadli
TERKAIT:
 
  • Dinas TPHP Bengkalis Siapkan Program Prioritas Untuk Tingkatkan Produksi Pertanian dan Peternakan
  •  

    SERGAPONLINE.COM BENGKALIS- Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis menyelenggarakan pertemuan Forum Perangkat Daerah (FPD), Kamis, (22/2/2024).

    Kegiatan sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86/ 2017 menyatakan bahwa Penyelenggaraan Forum Perangkat Daerah oleh masing-masing perangkat daerah dimaksudkan untuk menyempurnakan Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) yang sinkron dengan isu, tema dan prioritas pembangunan daerah tahun 2025 mendatang.

    Dibuka oleh Kepala Dinas TPHP, H. Tarmizi, M.Si di ruang rapat lantai dua Kantor Dinas TPHP Jalan Pertanian ini, FPD dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Ekonomi Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bengkalid, Wan Zulkarnanda dan beberapa staf, perwakilan dinas terkait, para kepala bidang (Kabid) Dinas TPHP, Kepala UPT BPP di lingkungan Dinas TPHP serta dari perguruan tinggi.

    Kesempatan ini, Kepala Dinas TPHP, Tarmizi menjelaskan, bahwa angka sementara untuk realisasi produksi tanaman pangan khususnya padi di Kabupaten Bengkalis pada tahun 2023 sebesar 17.352,42 ton hal ini dirasa masih jauh dari harapan jika mengacu kepada tahun terakhir Rencana Strategis (Renstra) Dinas TPHP 2021-2026 yakni sebesar 30.828,19 ton yang artinya capaian sampai dengan tahun 2023 terhadap target akhir Renstra tahun 2026 hanya sebesar 56,29%. Bahkan bila dibandingkan dengan capaian tahun 2022 sebesar 18.752,73 ton maka pada tahun 2023 terjadi penurunan produksi sebesar 1.400,31 ton.

    Penurunan produksi ini disebabkan oleh penurunan luas tanam dan luas panen serta adanya beberapa lokasi yang panen di bulan Januari 2024 sehingga laporan panennya bergeser di tahun 2024.

    Adapun penurunan luas tanam dan luas panen disebabkan oleh beberapa hal diantaranya terjadinya gagal semai dan gagal panen akibat banjir, alih fungsi lahan menjadi tanaman sawit, adanya beberapa lahan sawah yang terkena pasang air laut sehingga masuknya air asin ke areal persawahan, tidak adanya keberlanjutan alokasi program IP 200 akibat keterbatasan anggaran dan juga akibat beberapa hal lainnya.

    Untuk permasalahan alih fungsi lahan menjadi tanaman sawit, kami dari Dinas TPHP menilai sangat perlu dan segera untuk diterbitkannya peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang keberlanjutan lahan pertanian melalui LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan).

    "LP2B merupakan bidang lahan pertanian yang ditetapkan untuk dilindungi dan dikembangkan secara konsisten guna menghasilkan pangan pokok bagi kemandirian, ketahanan dan kedaulatan pangan nasional," ungkapnya di hadapan perwakilan Bappeda.

    Mengenai permasalahan gagal semai dan gagal panen yang disebabkan oleh adanya beberapa lahan sawah yang terkena pasang air laut sehingga masuknya air asin ke areal persawahan, Tarmizi mengajak dan mengimbau kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkalis maupun instansi terkait lainnya dapat membangun tanggul penahan air laut di pesisir pantai yang berhubungan langsung dengan areal persawahan, sehingga petani dapat memanfaatkan lahan pertaniannya dengan maksimal.

    "Begitu juga halnya dengan permasalahan penurunan produksi padi yang disebabkan oleh tidak adanya keberlanjutan alokasi program IP 200 akibat keterbatasan anggaran, kami memohon kepada Bappeda secara bersama-sama kiranya dapat mengalokasikan anggaran serta mencari sumber pendanaan lainnya untuk program IP 200 tersebut," pintanya.

    Berbeda halnya dengan produksi tanaman pangan khususnya padi, produksi tanaman hortikultura di Kabupaten Bengkalis pada tahun 2023 mengalami peningkatan dari 902,07 ton pada tahun 2022 menjadi 1.084,75 ton pada tahun 2023. Angka ini juga melampaui target tahun 2023 yang ditetapkan pada Renstra 2021-2026 yakni sebesar 1.036,99 ton.

    Bahkan capaian sampai dengan tahun 2023 terhadap target akhir Renstra tahun 2026 telah mencapai 90,37%. Diharapkan di tahun 2026 capaian ini bisa memenuhi target bahkan melampaui atas usaha ds dan sinergitas bersama.

    Tarmizi juga menyampaikan, bahwa realisasi untuk populasi ternak sapi di Kabupaten Bengkalis pada tahun 2023 juga mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun 2022 yakni dari 16.829 ekor pada tahun 2022 menjadi 18.009 ekor pada tahun 2023 dengan tingkat keberhasilan mencapai 99,49% dari target tahun 2023 yang ditetapkan. Meskipun demikian, hal ini juga perlu menjadi perhatian kita bersama agar kiranya pada akhir Renstra tahun 2026 target ditetapkan sebesar 24.638 ekor bisa tercapai.

    "Kami mengajak kita semua, marilah bersama-sama bergerak, mengayunkan langkah, membulatkan tekad untuk selalu bergandengan tangan dalam menyukseskan program penyediaan pangan di negeri yang kita cintai ini, melalui perencanaan yang matang dan terukur guna mencapai target sasaran pembangunan pertanian yang kita harapkan. Terutama dalam hal peningkatan produksi pertanian sekaligus kesejahteraan petani yang pada akhirnya visi “Terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju dan sejahtera” insyaallahdapat kita capai," harapnya. (Inf)

    Editor: Fadli




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
  • Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
  • HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
  • Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    03 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    04 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    05 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    06 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    07 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    08 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    09 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    10 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    11 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    12 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    13 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    14 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    15 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    16 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    17 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    18 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    19 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    20 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    21 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    22 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com