Jaksa Agung Kembali Diserang, Barita Simanjuntak: Ada Agenda Pembunuhan Karakter ST Burhanuddin Secara Masif
Selasa, 07-11-2023 - 08:52:57 WIB 👁 10133
Foto: Ketua Komisi Kejaksaan RI Dr Barita Simanjuntak. Sumber: Kasipenkum Kejati Riau
TERKAIT:
 
  • Jaksa Agung Kembali Diserang, Barita Simanjuntak: Ada Agenda Pembunuhan Karakter ST Burhanuddin Secara Masif
  •  

    SERGAPONLINE.COM JAKARTA - Kejaksaan RI saat ini merupakan institusi terdepan dalam penegakan hukum. Sehingga tidak salah bila Presiden Jokowi menyatakan bahwa Kejaksaan RI adalah "Wajah" Pemerintah.

    Pernyataan ini disampaikan Presiden saat membuka Rapat Kerja Kejaksaan RI di Istana Negara pada 14 Desember 2020 silam.
    "Semenjak Kejaksaan Agung berhasil membongkar kasus-kasus mega-korupsi, sejak itu pula serangan demi serangan datang bertubi-tubi. Serangan itu tidak hanya ditujukan ke lembaga Adhyaksa, tapi juga menyerang karakter Jaksa Agung ST Burhanuddin.
    "Serangan balik terhadap institusi Kejaksaan merupakan bentuk propaganda yang dilakukan oleh para koruptor bersama anteknya agar tercipta opini yang buruk di tengah-tengah masyarakat.
    "Beberapa waktu terakhir Kejaksaan Agung semakin menjadi pusat perhatian lantaran dalam kasus BTS 4G, Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, kembali menetapkan pihak-pihak menjadi Tersangka, tuntutan pidana berat terhadap Johnny G Plate, Galumbang Menak, dan Ahmad Anang Latief.
    Menyikapi fenomena tekanan demi tekanan itu, Ketua Komisi Kejaksaan RI, Dr. Barita Simanjuntak, minta Kejaksaan tidak gentar menghadapi segala bentuk serangan balik para koruptor tersebut.
    "Di tengah gencarnya Kejaksaan melakukan penegakan hukum dan menyeret para koruptor ke meja hijau maupun yang masih dalam proses penuntutan dan penyidikan kasus korupsi besar," tegas Barita, Senin (06/11/2023).
    Adapun kasus besar yang dimaksud Barita, antara lain seperti kasus mafia tambang, BTS 4G, mafia minyak goreng, Asabri, Jiwasraya, Waskita, teranyar penetapan status tersangka disertai penahanan terhadap oknum anggota salah satu lembaga negara yaitu BPK RI.
    Dikatakan Barita, saat ini Kejaksaan RI sedang menghadapi tekanan dan serangan dari segala sudut. Ditengah tingkat kepercayaan yang tinggi kepada Kejaksaan, dikatakan Barita, masih saja ada saja pihak-pihak yang secara langsung maupun tidak langsung berusaha melakukan tekanan-tekanan melalui aksi-aksi maupun opini negatif terhadap institusi Kejaksaan
    "Kejaksaan perlu waspada namun tidak perlu gentar, hadapi secara profesional melalui penegakan hukum yang tegas dan berani," kata Barita.
    Barita menegaskan, bahwa musuh bersama bangsa kita sekarang adalah korupsi dan para koruptor karena itu tidak ada toleransi terhadap siapapun yang mencoba-coba menekan, melakukan teror termasuk pembunuhan karakter terhadap penegak hukum yg tengah menjalankan tugas kewenangannya.
    "Kami mengawasi dengan cermat setiap langkah penegakan hukum yg dilakukan Kejaksaan agar berjalan dengan benar tetapi juga sesuai tugas Komisi Kejaksaan kami juga berkewajiban memastikan Kejaksaan atau para Jaksa tidak boleh diganggu dalam melakukan tugasnya menegakkan hukum dengan adil dan benar. Saat ini kepecayaan public terhadap Kejaksaan sangat tinggi bahkan tertinggi diantara lembaga penegak hukum lainnya antara lain terutama disebabkan capain kinerja dalam kasus Korupsi termasuk pengembalian kerugian negara yg sangat signifikan," kata Barita.
    "Di bawah Jaksa Agung, Burhanuddin, wajah Kejaksaan mengalami perubahan pesat, tegas namun humanis, tegas terutama karena rakyat menyaksikan para koruptor yang diseret ke meja hijau tidak main-main tidak sebatas lips service atau hanya menyentuh para operator pelaksana biasa namun menyentuh high level profile untuk kejahatan yang nilai kerugian negara menyentuh fantastis triliunan rupiah," sambungnya.
    "Sejalan dengan itu, penegakan hukum yang humanis diterapkan untuk memberikan ruang keadilan bagi rakyat kecil.
    "Karena itu langkah besar Kejaksaan di bawah Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam pemberantasan tipikor wajib kita dukung dengan konsisten. Kami juga ingatkan bahwa saat ini para koruptor juga bermetamorfosis lewat berbagai modus untuk melemahkan Kejaksaan termasuk pembunuhan karakter, dan itu modus yg sering dipakai. Karena lewat modus ini akan cepat memancing reaksi public. Jadi itu tujuannya. Sebab apabila tidak bisa lewat kinerja maka sasaran lain adalah pembunuhan karakter pribadi. Namun kami cukup paham memilah-milah, hal mana yang berkaitan dengan kinerja, mana yang sudah bias," pungkas Barita.

    Reporter: Jasril Chaniago




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
  • Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
  • HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
  • Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    03 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    04 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    05 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    06 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    07 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    08 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    09 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    10 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    11 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    12 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    13 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    14 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    15 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    16 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    17 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    18 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    19 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    20 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    21 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    22 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com