Bea Cukai Tanjungpinang Apresiasi Tim Kemendag inspeksi Ban Impor diduga Tanpa disertai Dokumen
Sabtu, 23-09-2023 - 15:27:32 WIB 👁 4535
 |
| Foto: Faisal |
SERGAPONLINE.COM TANJUNGPINANG - Kantor pengawasan dan pelayanan Bea dan Cukai Tipe madya pabean B Tanjungpinang (KPPBC TMP B )melalui kepala seksi pelayanan dan informasi Bea Cukai Tanjungpinang Faisal Rusydi apresiasi serta mendukung terhadap langkah dari Tim dari petugas Direktorat Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan (Kemendag)RI, Kamis (21/9//23).
Dengan melakukan inspeksi mendadak di dua TKP berbeda, Tim Kemendag RI menemukan ribuan ban Impor diduga tanpa dilengkapi dokumen, di dua gudang yang ada di jalan arah Toa paya Bintan dan satu gudang lagi yang berada dijalan Hang Lekir kelurahan batu IX, kecamatan Tanjungpinang timur, kota Tanjungpinang.
Kepala seksi pelayanan dan informasi Bea Cukai Tanjungpinang Faisal Rusydi, menyatakan ,Kita sangat mendukung terhadap instansi lain dan apresiasi terhadap kinerja dari Tim Kemendag dalam usaha penangkapan,ujar Faisal saat ditemui diruang kantornya, Jumat (22/9/23).
Saat disinggung tentang dokumen dan asal usul barang yang ada di dua TKP Tersebut,Faisal mengatakan .ia tidak tahu dari mana asal muasal ban- ban tersebut dipasok.
Jika barang tersebut dari dalam negeri tidak perlu dilengkapi dokumen sedangkan kalau barang dari luar negeri harus dilengkapi dokumen,kata Faisal.
pihak Bea cukai tetap melakukan pengawasan seoptimal mungkin dengan bersinergi bersama aparat penegak hukum (APH),kita tetap bersinergi untuk melakukan tindakan hal -hal yang tidak diinginkan,menindak sesuai dengan aturan,kata Faisal.
Jika barang dari FTZ ke non FTZ menurut Faisal harus ada dokumen yang harus diselesaikan seperti dokumen 01.
Menurut Faisal Bea dan cukai Tanjungpinang, mempunyai wilayah kerja cukup luas , mulai dari daerah Dabo dan pulau Tarempa, kecuali Batam dan Karimun beda.
Dalam melakukan tindakan pengawasan,bea cukai Tanjungpinang mengalami kesulitan karena , personil yang ada 100 personil.beda jauh dari personil yang ada di Batam sebanyak 300 lebih personil.
"Kita dengan personil begini tidak bisa mengawasi, kita wilayahnya luas, pegawainya 100,Batam wilayah nya sebegitu , pegawainya 300 lebih,tandas Faisal.
Komentar Anda :