Dari Total 1,488 Triliyun Dana Transper Pusat Ke Siak Baru 77 % Terrealisasi
Kamis, 01-11-2018 - 11:17:33 WIB 👁 53698

TERKAIT:
 
  • Dari Total 1,488 Triliyun Dana Transper Pusat Ke Siak Baru 77 % Terrealisasi
  •  

    SERGAPONLINE.COM SIAK-Pemerintah Kabupaten Siak berkomitmen terhadap tata kelola keuangan dengan baik. Ini dibuktikan bahwa pemkab Siak telah menerima opini WTP (wajar tampa pengecualian tujuh kali berturut dari pemerintah pusat.

    "Saat ini kita mendapat kunjungan dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan Provinsi Riau Tri Budhianto, beliau ke siak dalam rangka monitoring pelaksanaan pengunaan anggaran yang salurkan pemerintah pusat kepada pemkab Siak,"kata Wakil Bupati Siak H Alfedri di kantor Bupati Siak rabu (31/10/2018).

    Sebut Alfedri, kehadiran kakanwil di siak juga dalam rangka melihat sejauh mana pelaksanaan pengunaan dana yang sudah di transfer ke daerah. Yang dimana pelaporannya berpengaruh kepada predikat WTP yang pemkab Siak dapat.

    Berkaitan dengan dana alokasi khusus tahun 2018 yang telah di transfer dari pusat ke pemda Siak berjumlah Rp 77 milyar. Saat ini sudah terrealisasi sebesar 77 % lebih, atau setara dengan Rp 54,87 milyar.

    Begitu juga dengan dana desa, yang dialokasikan sebesar Rp 79 milyar juga sudah tersalurkan dari KPPN (kantor pelayanan perbendaharaan negara) kas daerah Siak. Mudah-mudahan secara akuntabel nemenuhi,  dari sisi pertanggungjawaban keuangannya.

    "Alhamdulillah dana desa dari Rp 79 milyar lebih itu 100 % sudah tersalurkan oleh pemerintah pusat, Kami mengucapkan terimakasih tentu dalam prosesnya berjalan dengan baik dan lancar,"ungkap Alfedri.

    Dijelasnya lagi, kepada OPD sebagai pengguna dana alokasi khusus terkait infrastruktur jalan, irigasi, pasar, air minum, sarana pendidikan dasar, kesehatan, pertanian, perikanan, pariwisata dan lingkungan hidup.

    "Kita meminta saran dan masukan dari kakanwil evaluasi DAK dan dana desa, terhadap OPD yang melaksanakannya bagai mana pengelolaan DAK Kedepan, termasuk DAKDR dan bergabung DAKDM yang masih nongkrong di APBD lebih kurang 120 milyar yang belum bisa digunakan,"terangnya.

    Dari laporan BKD (badan keuangan daerah) anggaran yang sudah diusulkan di 2018 belum juga di laksanakan, apakah masalah standar, kreteria, atau aturan aturan, memang sangat sulit sehingga opd tidak bisa melaksanakannya.

    "Kami mengharapkan di 2019 nanti tentu berdasarkan persyaratan dan kreteria tahun depan seluruh OPD sudah bisa memulai dan di programkan kemudian di laksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,"harap Alfedri.

    Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan Provinsi Riau Tri Budhianto mengatakan, pemerintah pusat melalui kementrian keuangan saat ini sudah mentransfer dana ke Kas Daerah Pemkab Siak berjumlah Rp 1,488 triliun, dana tersebut jumlah terbesar ada di dana bagi hasil (DBH) dengan nilai Rp 809 milyar.

    "Dari total Rp 809 milyar itu yang sudah ter realisasi berjumlah Rp 557 milyar. Sedangkan (DAU) dana alokasi umum berjumlah Rp 83 %, DAK fisik 81,1 % dari Rp 77 milyar sedangkan DID (dana insentif daerah) nya sudah mencapai 100 dan DAK non fisiknya sebesar 73 % sedangkan dana dan desa terrealisasi mencapai 100 %,"terangnya.

    Ungkapnya, proses pencairan anggaran yang dilakukan pemerintah pusat, semuanya berbasis kinerja. Menurut tri dalam penyaluran dan pencairan DAK fisik maupun dana desa ada beberapa hal dan beberapa ruang yang bisa di perbaiki demi mengoktimalkan alokasi yang ada.

    "Untuk pencairan dana alokasi khusus fisik di tahun 2019 ada tambahan persyaratan, realisasi tahun 2018 sudah di review terlebih dahulu oleh kepala bidang, selanjutnya baru bisa diusulkan pencairan tahap pertama,"jelas nya.

    Kabar gembira dari hasil pertemua itu, tunda bayar dari lemerintah pusat ke pada pemkab Siak untuk tahun 2018, di teriwulan ke  IV terhakir di bulan desember ini. Dan mendapat apresiasi dari kalangan yang hadir.

    Terkait penyerahan penghargaan opini WTP pada saat rakernas akuntansi yang di terima oleh Bupati Siak H Syamsuar beberapa waktu lalu di Jakarta. Baru pelakat saja tidak dengan piagam, dan pada hari ini pihaknya mewakili kementerian keuangan memberikan langsung kepada wakil Bupati Siak H Alfefri.

    Penghargaan yang dibePenghargaan yang diberikan bukan dari kementrian keuangan tetapi dari pemerintah republik indonesia, kepada pemkab Siak yang dianggap berhasil dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangannya dengan baik. Seningga mendapat opini WTP dari BPK (badan pemeriksa keuangan) RI.

    "Yang luar biasanya adalah pemkab Siak sudah 7 kali berturut menerima WTP, tetapi kami diperintah untuk mereview kepada pemda yang menerima WTP. Minimal apakah selama mendapat opini wtp ada berita-berita korupsi dan sebagai nya,  jika ada maka pemda tersebut tidak di panggil ke jakarta,"ujarnya.

    Usai pertemuan selanjutnya Wakil Bupati Siak H.Alfedri didampingi Asisten Admintrasi Umum H.Jamaluddin, Kepala (BKD) Badan keuangan daerah Siak Yan Prana Jaya mengerima piagam opini WTP (wajar tanpa pengecualian). Dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan Provinsi Riau Tri Budhianto hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah kabupaten Siak tahun 2017 dari mentri keuangan republik indonesia.**Humas/A.waruwu**






     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
  • DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
  • Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
  • SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    03 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    04 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    05 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    06 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    07 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    08 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    09 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
    10 Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
    11 Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Komjen Herry Heryawan
    12 Resmi Dibuka, MTQ Kampar Ke-55 Diikuti 642 Peserta
    13 Hari Ini, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
    14 Bupati Kampar Ahmad Yuzar Tegaskan Komitmen Sinergi Pemkab Kampar dan Polri
    15 Bupati Asmar Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau
    16
    17 41 Perangkat Daerah Meriahkan Karnaval Hari jadi Siak Ke-27
    18 Sambut Hari Jadi ke-27, Pemkab Siak Gelar Sunat dan Nikah Massal
    19 MoU Kebun Masyarakat Rp57 Miliar Diteken, Afni: Hak Plasma Itu Perintah Undang-Undang
    20 APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksikan Rp3,18 Triliun, DPRD Targetkan Rampung November
    21 Sekolah Pelalawan Mulai Tatap Muka Terbatas, Kuala Kampar Masih Daring Akibat Kabut Asap
    22 Respon Cepat Polsek Kampar: Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang di Km 54 Langsung Dibereskan, Jalan Kembali Normal
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com