Home | Politik | Ekonomi | Hukrim | Sport | Lifestyle | Riau | Pekanbaru | Regional | Internasional | Indeks Berita
 
Angka Kemiskinan Kepri di September 2022 Terendah Keenam se Indonesia, Dibawah Angka Nasional
Jumat, 20-01-2023 - 17:52:47 WIB
Foto:Angka kemiskinan di Provinsi Kepulauan Riau pada perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) di bulan September 2022
TERKAIT:
 
  • Angka Kemiskinan Kepri di September 2022 Terendah Keenam se Indonesia, Dibawah Angka Nasional
  •  

    SERGAPONLINE.COM TANJUNGPINANG - Angka kemiskinan di Provinsi Kepulauan Riau pada perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) di bulan September 2022 menempati urutan terendah keenam secara nasional dan berada di bawah angka rata-rata kemiskinan nasional.


    Berdasarkan berita resmi statistik yang dikeluarkan BPS Kepri pada Senin (16/01), persentase penduduk miskin di Kepri pada September 2022 sebesar 6,03 persen, menurun 0,21 persen poin dibanding Maret 2022 yang sebesar 6,24 persen. Angka tersebut dibawah angka kemiskinan nasional yang sebesar 9,57 persen. Jumlah penduduk miskin di Kepri pada September 2022 sebesar 148,89 ribu orang, turun 2,79 ribu orang terhadap Maret 2022.


    Untuk diketahui BPS melakukan perhitungan kemiskinan dua kali dalam setahun di bulan Maret dan September. Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk  memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur menurut garis kemiskinan (makanan & bukan makanan).


    Selain itu, angka Gini Ratio di Provinsi Kepri pada bulan September sebesar 0,325. Menurun 0,017 poin dibandingkan Maret 2022 sebesar 0,342, artinya ketimpangan pengeluaran menurun pada periode September 2022.


    Asisten II Pemerintah Provinsi Kepri Bidang Ekonomi Pembangunan Luki Zaiman mengungkapkan Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad menggandeng tangan seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Kepri untuk melakukan kerja bersama menekan angka kemiskinan.


    "Pemprov Kepri terus tanggulangi kemiskinan dengan pengendalian inflasi melalui operasi pasar, kita juga terus berikan perlindungan sosial melalui bansos, ada juga subsidi bunga UMKM dan bantuan transportasi laut untuk siswa," kata Luki Zaiman.


    Sejalan dengan penyaluran bantuan sosial, penciptaan lapangan kerja yang layak serta perbaikan standar pengupahan dibutuhkan untuk memperkuat daya beli masyarakat dalam menyambut ketidakpastian ekonomi ke depan.


    Peningkatan level pendapatan masyarakat pada dasarnya bisa membantu menurunkan kemiskinan atau mencegah munculnya orang miskin baru. Meski demikian upaya perbaikan pendapatan itu lebih dibutuhkan di sektor informal ketimbang formal. Sebab, jumlah orang miskin yang bekerja di sektor informal lebih banyak.


    Seiring dengan itu, upaya untuk mengendalikan inflasi agar tetap stabil dan rendah serta kebijakan perlindungan sosial yang berkelanjutan harus terus dijalankan sebagai bantalan sosial bagi warga rentan.


    "Dibandingkan upah minimum yang berlaku di sektor formal, kebijakan yang fokus pada sektor informal akan memberi dampak lebih berarti, seperti bantuan bagi usaha mikro dan kecil atau bantuan bagi petani dan nelayan," kata Luki Zaiman.


    Ke depan, untuk menjaga daya beli dan konsumsi masyarakat miskin dan rentan, pemerintah akan terus melanjutkan program bansos serta menjalankan program pemberdayaan masyarakat.


    Editor:Daud




     
    Berita Lainnya :
  • Bupati Pelalawan Hadiri Kegiatan Wirid Yasin Akbar
  • Polres Kuansing, Menggelar Menampung Keluh Kesah dan Menjalin Silaturrahmi Dengan Masyarakat
  • Kunker DPR RI dan BNPB, Bupati Rohul Harap Dapat Membantu Pembangunan Daerah Terdampak Bencana
  • Jumat Curhat Kapolres Pelalawan Bersama Pengurus Majelis Kemajuan Pelalawan Dan Tokoh Masyarakat
  • Gubri Tinjau Pabrik Es Balok dan Serahkan Bantuan 300 Ribu Benur Udang Vaname di Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Bupati Pelalawan Hadiri Kegiatan Wirid Yasin Akbar
    02 Polres Kuansing, Menggelar Menampung Keluh Kesah dan Menjalin Silaturrahmi Dengan Masyarakat
    03 Kunker DPR RI dan BNPB, Bupati Rohul Harap Dapat Membantu Pembangunan Daerah Terdampak Bencana
    04 Jumat Curhat Kapolres Pelalawan Bersama Pengurus Majelis Kemajuan Pelalawan Dan Tokoh Masyarakat
    05 Gubri Tinjau Pabrik Es Balok dan Serahkan Bantuan 300 Ribu Benur Udang Vaname di Dumai
    06 Gubernur Ansar Terima Audiensi SKK Migas Sumbagut - KKKS Wilayah Kepri
    07 Minim Perhatian, TAF Minta Pemko Bantu Kelompok Tani untuk Pemulihan Ekonomi
    08 DR. (c) Zecky Alatas SH MH Hadiri Sosialisasi Bawaslu DKI Jakarta
    09 Kapolres Rohul, Jadi Inspektur Upacara Pada Pelaksanaan LT III Pramuka Penggalang se - Kwartir Cabang Rohul Tahun 2023
    10 Pemko Resmikan Program Subsidi Bunga Pinjaman Bagi 1111 UMKM
    11 Polres Inhil Polda Riau,Mendengar Curhatan Lurah Tembilahan Hilir dan RT
    12
    13
    14 Subuh Harmoni Polres Pelalawan Wujudkan Sinergi Dengan Tokoh Agama Dan Masyarakat
    15 3 Pelaku Narkoba Ringkus Polsek Perhentian Raja, Salah Satu Pelaku DPO Kasus yang Sama
    16 Ada 190 Lebih Titik Jalan Rusak di Pekanbaru, PUPR: Sebagian Besar Butuh Overlay
    17 Kembangkan Sektor Perikanan Kamsol Sambangi Kementerian Kelautan dan Perikanan RI
    18 Gubri Syamsuar dan M Adil Kompak Potong Tumpeng Bersama
    19
    20
    21
    22 Rivan Purwantono: Tim Pembina SAMSAT Nasional Bahas Roadmap Implementasi Penghapusan Data Ranmor Bagi Penunggak Pajak
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com