Iriana Ekasari, Pemilik Indonesia Artisan Tea Optimis Produknya Dapat Diterima Generasi Millennial dan Zillennial
Rabu, 28-12-2022 - 10:30:12 WIB 👁 8093
Foto: Iriana Ekasari (atas) dengan berbagai macam produk tehnya (bawah)
TERKAIT:
 
  • Iriana Ekasari, Pemilik Indonesia Artisan Tea Optimis Produknya Dapat Diterima Generasi Millennial dan Zillennial
  •  

    SERGAPONLINE.COM JAKARTA - Jumat (23/12/2022) - Menghadirkan teh dalam format sajian dan kemasan baru yang berbeda menjadi satu di antara visi yang dihadirkan oleh Asosiasi Artisan Teh Indonesia (ARTI) saat konferensi pers dengan awak media, Jumat (13/12/2022).

    Di Indonesia teh merupakan satu minuman yang telah eksis sejak lama, memikat para penggemar dengan rasa, aroma dan kesegarannya.

    Sayangnya, sekarang popularitas teh di Indonesia tidak sepopuler kopi, terutama di kalangan generasi muda, seperti gen-Z dan gen-Y.
    Untuk itu, tentu diperlukan inovasi dan racikan yang menarik hati anak muda, sehingga teh tetap eksis ke depannya.

    Teh sebagai minuman rakyat Indonesia, memerlukan adopsi generasi mendatang dengan cara konsumsi yang berbeda. Kultur baru yang relevan dengan generasi jaman “now” menjadi hal yang penting dikembangkan ke depan.

    Tak bisa dipungkiri, generasi yang disebut milenial ini kini memegang kunci keberlangsungan perkebunan teh Indonesia. Jika milenial tidak mau minum teh lagi, maka gunung-gunung akan gundul dan gersang akibat petani enggan menanam teh lagi. Keprihatinan ini diungkapkan *Iriana Ekasari*, Dewan Juri teh sekaligus founder *Sila Tea House* yang juga *anggota Dewan Teh Indonesia*

    *Budaya Ngeteh*
    Meski memiliki sejarah panjang bagian dari warisan industri teh dunia, Indonesia belum menyepakati wajah budaya minum teh khas Indonesia. Contoh budaya ini, misalnya, tradisi Afternoon Tea di Inggris. Tradisi minum teh setiap pukul 16.00 yang dikembangkan oleh Anna Russel, Duchess of Bedford, ini merupakan seni minum teh yang disajikan dengan makanan kecil di sore hari.

    Tradisi lain menjadikan teh sebagai bagian dari upacara Chado dan Chanoyu. Tradisi ini bagian dari ritual tradisional Jepang dalam menyajikan teh dengan tujuan dan tata cara tertentu. Teh bukan sekadar teh yang dituangi air panas, disajikan, lalu diminum. Upacara minum teh ini mengandung unsur seni hidup yang luas, sarat makna, dan mengandung filosofi.


    *Teh Kekinian*
    Dalam perkembangannya, teh dipercaya baik untuk kesehatan. Kesadaran masyarakat akan pentingnya teh bagi kesehatan ini turut mendongkrak pamor minuman berbahan dasar pucuk daun terbaik itu. Jika menikmati teh sudah menjadi budaya, lambat laun berkembang menjadi gaya hidup. Gaya hidup sehat dengan meminum teh telah memunculkan generasi baru pencinta teh, dari kalangan menengah atas hingga anak-anak muda.

    Tumbuhnya gaya hidup sehat mendorong diversifikasi produk teh menjadi kian beragam dan menarik. Diharapkan hal ini membuat permintaan dan konsumsi teh terus meningkat. Termasuk didalamnya adalah konsumen generasi milenial.

    Reporter: James




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kalapas Perempuan Pekanbaru Pantau Lahan Ketahanan Pangan, Pastikan Budidaya Sayuran Terus Produktif
  • Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
  • Pemkab Bengkalis Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola KDKMP
  • Diskes: 11.707 Warga Pekanbaru Sakit Akibat Kabut Asap Kiriman
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kalapas Perempuan Pekanbaru Pantau Lahan Ketahanan Pangan, Pastikan Budidaya Sayuran Terus Produktif
    03 Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
    04 Pemkab Bengkalis Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola KDKMP
    05 Diskes: 11.707 Warga Pekanbaru Sakit Akibat Kabut Asap Kiriman
    06 Siak Run dan Half Marathon 2026 Bidik Ribuan Pelari, UMKM Lokal Berpeluang Ketiban Rezeki
    07 Dorong Kinerja dan Pelayanan Publik, Bupati Bistamam Lantik Puluhan Pejabat
    08 Kabut Asap Makin Parah, 7 Kecamatan di Pelalawan Terapkan PJJ 15–17 Oktober 2026
    09 Cegah Peredaran Narkoba, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia di Desa Hangtuah
    10 Green Policing Hadir di Desa Gema: Polri & Warga Bersama Lestarikan Alam Kampar Kiri Hulu
    11 Green Policing Yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri
    12 Pemkab Pelalawan Apresiasi Kontribusi RAPP dalam Pemberdayaan UMKM dan Penanganan Karhutla
    13 63 Pengunjung MP Club Positif Narkoba, Pemko Pekanbaru Buka Opsi Penutupan
    14 Kabut Asap Pekat Lagi, Siswa PAUD, SD-SMP di Pekanbaru Kembali PJJ 14–15 Oktober 2026
    15 Kabut Asap Picu 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan di Pekanbaru, ISPA Mendominasi
    16 Pemkab Meranti Siapkan Lahan Hampir 1 Hektare untuk Rusun Polres
    17 Bupati Kampar Hadiri Workshop Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon
    18 Bupati Kasmarni Hadiri Porseni IGTKI Riau 2026
    19 Sekdaprov Riau Syahrial Abdi Terima Penghargaan Kepemimpinan Digital Terbaik 2026
    20 Pemkab Siak Matangkan Persiapan Siak Run dan Half Marathon 2026
    21 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    22 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com