Home | Politik | Ekonomi | Hukrim | Sport | Lifestyle | Riau | Pekanbaru | Regional | Internasional | Indeks Berita
 
Semakin Terpuruk, DPRD Riau Tuding Pemerintah Tak Paham Masyarakat Bawah
Selasa, 13-09-2022 - 16:37:20 WIB
Foto: Pertamina
TERKAIT:
 
  • Semakin Terpuruk, DPRD Riau Tuding Pemerintah Tak Paham Masyarakat Bawah
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau menyebut pemerintah pusat tidak paham persoalan masyarakat bawah. Sebab, dampak kenaikan harga BBM sangat dirasakan masyarakat menengah ke bawah, yang semakin terpuruk.


    "Saya bingung juga Menteri Keuangan. Dia tidak paham dengan kondisi masyarakat di bawah. Dia hanya berpikir level menengah ke atas. Yang terpuruk itu menengah ke bawah," kata Sekretaris Komisi II DPRD Husaimi Hamidi, Selasa (13/9/2022).


    Ia meminta pemerintah membarengi kenaikan BBM ini dengan membuat kebijakan pasar. Sampai kini, pemerintah baru menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dinilai tidak mencukupi.


    "Pemerintah yang melakukan kebijakan pasar. Hari ini beras, gula, cabai naik semua. Pemerintah harus hadir, jangan hanya bisa menaikkan minyak, tapi harus bikin kebijakan pasar," jelasnya.


    Kata dia, semua bermuara di BBM. Sehingga barang-barang naik semua, dan tidak bisa dikendalikan. Masyarakat bawah sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah.


    "Lebih bijak rasanya ditiadakan bantuan itu, tapi BBM tetap harga segitu. Pasti harga tidak bergejolak naiknya," kata Husaimi.


    Saat ini, kata dia, dengan kenaikan sekitar Rp3.000 saja, sudah berdampak dengan kenaikan cabai berkali-kali lipat.


    "Hari ini dengan minyak seharga dari 7.650 naik ke Rp10 ribu, itu harga barang luar biasa naiknya. Cabai di atas Rp100 ribu per kilo," kata dia.


    Apalagi, kata dia, pendapatan masyarakat saat ini jauh menurun pasca pandemi Covid-19. Ia menilai, tidak bijak mengambil langkah menaikkan harga BBM.


    "Pendapatan turun, semua biaya naik. Karena dampak naik harga BBM ini. Tidak bijak pemerintah setelah ekonomi terpuruk akibat Covid, dengan menaikkan harga minyak," jelasnya.


    Editor: Jasril




     
    Berita Lainnya :
  • 11 Perangkat Desa Sungai Paku Dilantik, Camat dan Kepala Desa Tegas Minta Layani Masyarakat Sepenuh Hati
  • Kabid Humas Polda Riau : Perbuatan Mereka Sangat Merugikan Masyarakat Luas
  • Habib Dalimunthe Mendaftar Bacalon Kepala Desa Ngaso, Diarak Ratusan Pendukungnya
  • Sekda Kampar sampaikan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022
  • Pj Bupati Akan Sampaikan LKPJ Dihadapan Mendagri
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 11 Perangkat Desa Sungai Paku Dilantik, Camat dan Kepala Desa Tegas Minta Layani Masyarakat Sepenuh Hati
    02 Kabid Humas Polda Riau : Perbuatan Mereka Sangat Merugikan Masyarakat Luas
    03 Habib Dalimunthe Mendaftar Bacalon Kepala Desa Ngaso, Diarak Ratusan Pendukungnya
    04 Sekda Kampar sampaikan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022
    05 Pj Bupati Akan Sampaikan LKPJ Dihadapan Mendagri
    06 Bupati Afrizal Hadiri Pelantikan Pengurus IKA-Rohil Kabupaten Bengkalis Periode 2022-2027
    07 Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2022, Pemkab Kampar Lakukan Rapat Persiapan
    08
    09 APBD Perubahan Pekanbaru Tahun 2022 Tidak ADA Tambahan Anggaran
    10
    11 Tim Disdik Riau Turun ke SMAN 1 Gunung Toar Selesaikan Kasus Pengeroyokan Siswa
    12 Muflihun Minta Bantuan Menteri Perdagangan Bangun Pasar Cik Puan Pekanbaru
    13
    14
    15 Danrem 031/WB Kunjungan Kerja ke Inhu
    16 AKBP Didik Priyo Sambodo SIK : Jaga Kamtibmas, Selalu Kompak Solid dan Hindari Pelanggaran Disiplin
    17 Munadi Herlambang: Guru Menyampaikan Pesan Keselamatan Berlalu - Lintas Kepada Anak Didik
    18 Malam Ini Pemprov dan DPRD Riau Teken MoU APBD Perubahan 2022
    19
    20
    21
    22
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com