Aksi Masyarakat Desa Terantang Dan Amak Di Depan Kantor Polres Kampar Menuntut Penegakan Supremasi Hukum
Rabu, 27-07-2022 - 07:56:28 WIB 👁 27905
Photo: Aksi Massa dan Mahasiswa (AMAK)
TERKAIT:
 
  • Aksi Masyarakat Desa Terantang Dan Amak Di Depan Kantor Polres Kampar Menuntut Penegakan Supremasi Hukum
  •  

    SERGAPONLINE.COM KAMPAR - Sejumlah massa dari Desa Terantang Kabupaten Kampar dan Puluhan orang dari elemen Mahasiswa Kampar yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Anti Kekerasan (AMAK) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Polres Kampar, Bangkinang, Massa yang didominasi oleh Perempuan ini berjumlah lebih kurang 200 Orang. Senin ( 25/07/2022).


    Mereka menuntut keadilan terkait penanganan dugaan kasus penganiayaan berat oleh sejumlah orang yang diduga Preman bayaran. dan  Aktor Intelektual yang sampai saat ini belum tertangkap.

    Massa berorasi sambil membentangkan spanduk kekecewaan terhadap proses Hukum yang sadang berjalan.

    Kordinator Aksi dari Mahasiswa Kampar bernama Hafis mengawali orasinya di depan kantor Polres Kampar, dengan mengatakan, " Kami merasa ada yang aneh dalam penanganan kasus tersebut, karena hingga kini hanya 17 0rang saja yang ditangkap sementara sisanya yang diperkirakan 53 Orang masih bebas berkeliaran, Yang lebih aneh nya lagi Otak dari Kerusuhan berdarah beberapa minggu yang lalu sampai saat ini belum tersentuh oleh Hukum dan masih menghirup udara bebas".

    "Kami patut menduga dalam hal ini ada kriminalisasi. Kenapa hanya 17 Orang saja yang ditangkap, Sisanya mana???.

    " Lebih kurang 70 Orang yang melakukan penyerangan di Area Kebun Koperasi Iyo Basamo sampai saat ini baru 17 Orang saja yang ditangkap dan ini sangat Kita sayangkan, Kenapa? Kita bukan tidak mengapresiasi kinerja Pihak Kepolisian tetapi Mereka sampai saat ini sangat lamban".

    "Padahal pada saat terjadinya kerusuhan tersebut ada banyak Pelaku lain. Kami mencari keadilan agar tidak terjadi presiden buruk dalam penegakan hukum di negeri ini khususnya di Desa Terantang".

    " Karna sudah 36 Hari sampai Hari ini tidak ada lagi tersangka yang baru, Kami ingin mendapatkan jawaban langsung dari bapak Kapolres Kampar. Kalau ada alasan Kapolres dan Kasat nya baru menjabat, Yang jelas Kami hanya menuntut keadilan ". ujar Ketua Aksi Hafiz dalam orasinya.

    "Kami berharap agar Pihak yang berwajib nantinya memberikan rasa keadilan bagi Warga Desa Terantang, Dalam kasus Desa Terantang ini. ini murni masalah Kemanusiaan, Dimana Pihak Perusahaan yang bernama Hml dengan sengaja mendatangkan orang luar alias diduga Preman ke Area tersebut. Hafiz juga menuntut agar segera menangkap pelaku intelektualnya ".

    "Kami meminta agar dapat dilakukan pemeriksaan atau penyelesaian terkait perkara ini hingga tuntas berlandaskan keadilan, kepastian dan kemanfaatan Hukum, Jangan lagi memberikan Alasan- alasan dalam Penegakan Hukum ini, Jangan hancurkan rasa kepercayaan Kami, Sejauh mana proses penegakan Hukum.  jika berhadapan dengan perusahaan serta diduga Para Mafia ini". Pukasnya.

    " Hari ini Masyarakat bukan tidak bisa membalas, Akan tetapi Kami masih menghargai proses Hukum yang ada, Ini bentuk penghargaan Kami kepada proses Hukum, Jika tuntutan Kami tidak diindahkan oleh Polres Kampar, Kita akan sepakat mendirikan Tenda di depan kantor Polres Kampar ini sampai tuntutan kami dipenuhi". Ungkap Hafiz.

    Hal senada juga di ungkapkan oleh Iwit salah satu Warga Desa Terantang yang juga melakukan Orasinya mengatakan," Sudah berulangkali Kami datang ke Polres Kampar ini, Akan tetapi Kami belum mendapatkan komitmen yang jelas dari Kapolres Kampar.

    " Dulu Kami melihat kerusuhan ini hanya di Televisi aja, Tapi sekarang kejadian ini ada langsung di Kampung Kami sendiri, Anak, Ibu serta Orang Tua Kami dipukul, disiksa oleh Para Preman- preman bayaran dan ini jelas masalah Kemanusiaan, Satu Bulan lebih bukan Waktu yang pendek, Kami datang kesini hanya untuk menuntut keadilan ".Kata Iwit.

    Orasi selanjutnya dari Ketua Ikatan Mahasiswa Kecamatan Tambang (IMKT) Muhammad Ihkwansyah menerangkan di orasinya," Hidup Mahasiswa, Hidup Desa Terantang, Allah Huakbar, Kami datang kesini butuh jawaban yang pasti dan komitmen yang jelas dari pihak Polres Kampar, Bahwa kasus di Desa Terantang ini murni tragedi Kemanusian yang membuat trauma bagi masyarakat serta Anak- anak, Tolong  Pak Kapolres Kampar. agar segera
     menangkap otak atau dalang dari kerusuhan berdarah tersebut".

    "Dari pantauan beberapa awak Media ini Aksi massa depan kantor Polres Kampar dan Waka Polres Kampar menemui aksi massa.  ini mendapat pengawalan dari aparat Kepolisian. Perwakilan dari Polres Kampar. Dan beberapa Polwan Polres Kampar memberikan minuman Air agua kepada Emak-emak yang sedang orasi kepanasan. dibawah terik nya matahari. Sesuai Slogan Bapak Kapolri. Presisi Humanis.  Dan kasat Reskrim polres Kampar. AKP Koko Ferdinand Sinuraya, SH MH. menemui massa dan meminta beberapa orang agar berdialog dengan bapak Waka Polres Kampar. Kompol Rachmat Muchamad Sahili, SIK MH yang kebetulan Kapolres Kampar tidak berada di Tempat.

    "Selepas pertemuan di Ruangan Polres Kampar yang langsung dihadiri oleh Waka polres Kampar Kompol Rachmat Muchamad Sahili. beserta beberapa jajarannya diselanjutnya Hafiz menceritakan kepada awak Media ini bahwa pertemuan tadi masih kurang memuaskan baginya.

    Pasalnya, "Dari pertemuan kami tadi belum mendapat kan kejelasan mengenai status pelaku serta pelaku intelektualnya yang belum terpangkap. Apakah sudah di tetapkan jadi DPO atau belum?".

    Saat di konfirmasi oleh awak Media ini terkait Aksi Massa dan Mahasiswa ini, Kapolres kampar AKBP. Didik Priyo Sambodo, SIK tidak berada di tempat.(ujarnya).

    Editor: Jasril Chaniago



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
  • Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
  • Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
  • Tindak Tegas PETI: Polsek Kampar Kiri Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    03 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
    04 Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
    05 Tindak Tegas PETI: Polsek Kampar Kiri Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai
    06 Festival Pawai Budaya Bintan 2026: Sekda Ronny Ajak Warga Jaga Budaya Dan Kuatkan UMKM
    07 Jaga Keselamatan Generasi Penerus, Kapolres Kampar: Orang Tua Wajib Tingkatkan Pengawasan Saat Ada Aksi Penyampaian Aspirasi
    08 Giat Minggu Kasih, Polsek Bangkinang Kota Hadir Beri Rasa Aman Ibadah Jemaat Gereja Pantekosta
    09 Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Kekerasan Seksual di Air Bangis, 5 Pemuda Ditetapkan Sebagai Tersangka
    10 Polisi Ungkap Shabu 2,4 Gram di Perawang Barat, Tersangka Kepergok Cari Barang yang Dibuangnya
    11 Gelorakan Semangat Olahraga, Pemuda Rumbai Gelar Voli ANTAR CLUB Se-Kota Pekanbaru
    12 DPD LSM Bara Api Riau Desak Evaluasi Izin Operasional THM Hollywood dan Dragon, Pemprov Diminta Bertindak Tegas
    13 Bupati Roby Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Atasi Potensi Karhutla di Bintan
    14 Ganja16 Kg Ganja Disita di Jalan Lintas Medan–Bukittinggi, Kurir Berusia 17 Tahun Diamankan
    15 Maulid Nabi 1448 H, Bupati Roby : Bukan Sekedar Peringatan, Tapi Jadikan Nabi Sebagai Teladan
    16 Sholat Istisqo dan Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Sail
    17 Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sepanjang Semester Tahun 2026
    18 Patroli RAGA Polresta Pekanbaru Intensifkan Pengamanan Dini Hari, Cegah Geng dan Aksi Anarkisme
    19 PKK dan BPBD Bintan Gandeng Kader Wujudkan Keluarga Tangguh Bencana
    20 Kecewa Atas Penetapan Tersangka Terhadap Korban Oleh Polsek Mandau, Istri Rudi Saputra Laporkan ke Mabes Propam Polri
    21 Jaga Desa Diperkuat, Kawal Program Prioritas Nasional di Kepri
    22 Sidang Pengeroyokan, Saksi Ringankan Terdakwa Si Baju Merah Diduga Ikut Memukul
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com