Pengamat transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata, Djoko Setijowarno, meminta pelak" />
 
 
Pengamat Transportasi Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak!
Sabtu, 09-07-2022 - 17:35:58 WIB 👁 11418
Foto: Ilustrasi pelecehan seksual
TERKAIT:
 
  • Pengamat Transportasi Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak!
  •  

    SERGAPONLINE.COM JAKARTA - Pengamat transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata, Djoko Setijowarno, meminta pelaku pelecehan seksual di transportasi umum ditindak. Dia meminta kasus pelecehan seksual ini dilanjutkan ke ranah hukum.
    "Kalau seandainya ketahuan, orangnya itu jangan dihentikan di situ saja. Itu ditindak lanjut laporan ke polisi karena kan juga sudah kriminal, saya lihat seperti itu. Biar ada tindak lanjut dari kepolisian," kata Djoko Setijowarno saat dihubungi, Sabtu (9/7/2022).

    Djoko menegaskan perbuatan pelecehan seksual yang saat ini marak terjadi di transportasi umum merupakan perbuatan kriminal. Pelaku harus diserahkan kepada pihak kepolisian.

    "Jadi kalau sekadar umpamanya dia nggak bisa naik kereta itu sanksi buat dia, perbuatan itu kan mesti ada ranah hukumnya. Nah itu yang bisa menjatuhkan itu di kepolisian," jelasnya.

    Djoko mengatakan harus ada petugas keamanan yang mengawasi agar tidak terjadi pelecehan seksual atau perbuatan asusila di transportasi umum. Lingkungan sekitar, sambung Djoko, juga diharuskan peduli jika menemukan adanya korban pelecehan.

    "Petugas harus mengawasi hal-hal begitu dan menyadarkan lingkungan kalau ada yang minta tolong segera dibantu aja. Kadang-kadang ada yang kayak gitu cuek," ujar Djoko.

    Djoko kemudian menyoroti sanksi yang diberikan kepada pelaku pelecehan seksual berupa tidak diperbolehkan menggunakan transportasi umum. Djoko menilai sanksi tersebut hanya bisa diterapkan pada kereta api jarak jauh.

    "Ya itu hanya bisa kereta api jarak jauh yang ada daftar nomor KTP-nya, tapi kalau KRL, TransJakarta nggak ada nomor KTP. Yang penting masih bisa nge-tap," ucapnya.

    Lebih lanjut, Djoko mengimbau pengguna transportasi segera melapor apabila menjadi korban pelecehan seksual.

    "Ya kalau di kereta jelas kereta jarak jauh bisa segera lapor, kan ada ya, tapi kalau di tiap kereta kalau di KRL mesti ada satu orang petugas ya. Korban harus segera lapor," ucapnya.

    Seperti diketahui, ramai terjadi pelecehan seksual di angkutan umum DKI Jakarta. Terakhir, terjadi di angkot jurusan M-44 Tebet-Kuningan.

    Seorang karyawati mendapat pelecehan seksual oleh penumpang lainnya yang duduk di sampingnya. Korban pun berani merekam pelaku pelecehan tersebut.

    Polisi masih mengusut kasus dugaan pelecehan seksual tersebut. Kabar terkini, polisi telah memeriksa saksi-saksi untuk mencari pelakunya.

    Editor: Jeny



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kapolres Pasaman Barat Resmikan Mushola Darul Agung di Mako Polsek Pasaman
  • Kalapas Perempuan Pekanbaru Pantau Lahan Ketahanan Pangan, Pastikan Budidaya Sayuran Terus Produktif
  • Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
  • Pemkab Bengkalis Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola KDKMP
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kapolres Pasaman Barat Resmikan Mushola Darul Agung di Mako Polsek Pasaman
    03 Kalapas Perempuan Pekanbaru Pantau Lahan Ketahanan Pangan, Pastikan Budidaya Sayuran Terus Produktif
    04 Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
    05 Pemkab Bengkalis Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola KDKMP
    06 Diskes: 11.707 Warga Pekanbaru Sakit Akibat Kabut Asap Kiriman
    07 Siak Run dan Half Marathon 2026 Bidik Ribuan Pelari, UMKM Lokal Berpeluang Ketiban Rezeki
    08 Dorong Kinerja dan Pelayanan Publik, Bupati Bistamam Lantik Puluhan Pejabat
    09 Kabut Asap Makin Parah, 7 Kecamatan di Pelalawan Terapkan PJJ 15–17 Oktober 2026
    10 Cegah Peredaran Narkoba, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia di Desa Hangtuah
    11 Green Policing Hadir di Desa Gema: Polri & Warga Bersama Lestarikan Alam Kampar Kiri Hulu
    12 Green Policing Yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri
    13 Pemkab Pelalawan Apresiasi Kontribusi RAPP dalam Pemberdayaan UMKM dan Penanganan Karhutla
    14 63 Pengunjung MP Club Positif Narkoba, Pemko Pekanbaru Buka Opsi Penutupan
    15 Kabut Asap Pekat Lagi, Siswa PAUD, SD-SMP di Pekanbaru Kembali PJJ 14–15 Oktober 2026
    16 Kabut Asap Picu 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan di Pekanbaru, ISPA Mendominasi
    17 Pemkab Meranti Siapkan Lahan Hampir 1 Hektare untuk Rusun Polres
    18 Bupati Kampar Hadiri Workshop Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon
    19 Bupati Kasmarni Hadiri Porseni IGTKI Riau 2026
    20 Sekdaprov Riau Syahrial Abdi Terima Penghargaan Kepemimpinan Digital Terbaik 2026
    21 Pemkab Siak Matangkan Persiapan Siak Run dan Half Marathon 2026
    22 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com