SMAN 2 Rambah Hilir Rohul Bantah Wajibkan Siswi Non Muslim Berjilbab
selasa, 28-08-2018 - 14:23:07 WIB 👁 67277

TERKAIT:
 
  • SMAN 2 Rambah Hilir Rohul Bantah Wajibkan Siswi Non Muslim Berjilbab
  •  

    SERGAPONLINE.COM INHIL- Kepala SMA Negeri 2 Rambah Hilir Berwawasan Unggulan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Nurman S.Pd, memberikan klarifikasi soal siswi non muslim memakai jilbab atau hijab di sekolahnya.

    Nurman mengatakan jilbab sudah menjadi bagian dari seragam siswi di SMAN 2 Rambah Hilir, apalagi Rohul merupakan bagian dari Provinsi Riau yang kental dengan budaya melayu.

    Meski sudah menjadi bagian dari seragam, diakui Nurman, tidak ada paksaan dari tenaga pendidik SMAN 2 Rambah Hilir ‎agar siswi memakai jilbab ke sekolah.

    "Kami tak pernah ada aturan wajib jilbab, cuma selaku pendidik, maklumlah kita ini di daerah melayu, memang jilbab sudah umum. Demi memotivasi anak tentu kami sampaikan, untuk meningkatkan budaya sekolah kita. Tapi jilbab tidak wajib," jelas Nurman menjawab riauterkini.com, Senin malam (27/8/2018).

    Nurman menerangkan budaya jilbab sudah ada sejak SMAN 2 Rambah Hilir berdiri sekitar 2002 silam. Tenaga pendidik juga tidak pernah menghukum atau memberi sanksi‎ kepada siswi non muslim yang tidak memakai jilbab atau menegurnya.

    Diakuinya, tidak ada aturan tertulis yang mengharuskan siswi non muslim memakai jilbab di SMAN 2 Rambah Hilir selama ini.‎ Namun karena Rohul merupakan daerah melayu, maka jilbab menjadi salah satu ciri khas seragam siswi.

    ‎"Dan kita pun (tenaga pendidik) tidak pernah memandang agama,‎" ujarnya.

    ‎Ia mengatakan sebelum menjabat Kepala SMAN 2 Rambah Hilir, dirinya juga mengajar di sekolah ini sejak lama. Seingatnya, ia atau tenaga pendidik lain juga belum pernah menegur siswi non muslim yang tidak memakai jilbab.

    Nurman bertemu dengan tiga orang tua siswi non muslim, seperti Jumas Sinaga ayah dari siswi Rista Pintaria, Pardamean Simbolon ayah dari siswi Roito Ilfiana boru Simbolon, dan Nurmaida boru Sihotang selaku ibu dari siswi bernama Raimana Simanjuntak.

    Pada pertemuan Senin petang hingga malam hari tersebut, Nurman telah menyampaikan kepada orang tua siswi non muslim bahwa pihak sekolah tidak pernah mewajibkan jilbab pada anak-anak mereka. Ia juga persilahkan siswi non muslim tidak memakai jilbab ke sekolah.

    "Memang inti kita mendidik bukan pakaian sesungguhnya, yang penting datang ke sekolah. Tetapi karena anak selama ini sudah punya pakaian warna demikian tentu kita pelihara, dan selama ini tidak ada yang komplain," ungkap Nurman, dan mengaku ada sekira 43 siswa dan siswi non muslim di sekolahnya, namun tetap diperlakukan sama dengan pelajar lain.

    "Walau bagaimana pun, pakaian‎ itu kan penampilan sebuah sekolah, kebanggaan bagi mereka. Dan kami didik anak selalu bangga dengan sekolahnya agar mereka semangat," terusnya.

    ‎Nurman mengaku selama ini‎ belum ada orang tua siswi non muslim yang keberatan anaknya memakai jilbab ke sekolah.‎ Kecuali belum lama ini, ada seorang orang tua siswi yang keberatan.

    "Jadi memakai jilbab bukan aturan tertulis," tegas Nurman lagi. Ia juga mengatakan sebagian besar siswi non muslim bahkan senang memakai jilbab, seperti‎ dilakukan para senior dan alumni mereka.

    Orang Tua Siswi tidak Keberatan

    ‎Sementara itu Jumas Sinaga selaku ayah dari Rista Pintaria boru Sinaga mengaku kaget dipanggil pihak sekolah pada Senin petang (27/8/2018) itu.

    Jumas mengatakan sejak anaknya masuk di SMAN 2 Rambah Hilir tidak ada aturan atau paksaan dari pihak sekolah untuk memakai jilbab.

    "Kalau dia memakai jilbab, mungkin karena sudah budaya di sekolah ini. Dan kami pun tidak keberatan mereka memakainya," jelas Jumas, dan mengaku sangat kaget saat dipanggil agar datang ke sekolah, sebab sore hari kemarin dirinya tengah mandi di sungai.

    ‎Jumas mengaku tidak akan melarang putrinya memakai jilbab, bahkan akan meminta anaknya untuk menuruti peraturan sekolah.

    ‎"Nanti di rumah saya akan bilang ke anak saya agar memakai pakaian biasa, Senin pakaian apa, Rabu pakaian apa, sesuai peraturan sekolah," katanya.

    Jumas mengaku meski putrinya memakai jilbab di sekolah, namun anaknya tidak mengikuti ajaran agama lain, sebab mereka tetap mendapatkan pelajaran kristen di SMAN 2 Rambah Hilir.

    "Itu kebudayaan (memakai jilbab). Sebenarnya pelajaran nasrani pun ada di sini (di sekolah)," pungkas Jumas. Persoalan ini mencuat setelah muncul di media sosial kritikan atas pemakaian jilbab oleh siswi-siswi non muslim di sekolah itu.(rtc/so)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Dirlantas Polda Sumbar Tegaskan Semangat "Polantas Menyapa", Personel PJR Sigap Bantu Pengendara Mogok
  • Libur Sekolah Berakhir, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh Amankan Arus Lalu Lintas
  • Polantas Sapa Warga di Car Free Day, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
  • Dalami Temuan BPK dan Laporan Masyarakat, Polda Sumbar Selidiki Dugaan Korupsi PLTU Ombilin
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Dirlantas Polda Sumbar Tegaskan Semangat "Polantas Menyapa", Personel PJR Sigap Bantu Pengendara Mogok
    03 Libur Sekolah Berakhir, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh Amankan Arus Lalu Lintas
    04 Polantas Sapa Warga di Car Free Day, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
    05 Dalami Temuan BPK dan Laporan Masyarakat, Polda Sumbar Selidiki Dugaan Korupsi PLTU Ombilin
    06 Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
    07 Hadiri Musda MUI, Polda Sumbar Tegaskan Komitmen Dukung Peran Ulama Dalam Menjaga Stabilitas Daerah
    08 Kodam XIX Tuanku Tambusai Kebut Pembangunan Jembatan Garuda, Sinergi TNI dan Warga Makin Solid
    09 Perkuat Sinergitas, Polda Sumbar dan MUI Bahas Implementasi MoU Terkait Penanganan Perkara Keagamaan
    10 Polri Cinta Petani, Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Kebun Warga di Cinta Raja
    11 Selidiki Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU Ombilin, Polda Sumbar Bakal Periksa Tiga Perusahaan Pemasok
    12 Polres Kampar Berduka, Aiptu Zainal Arifin Tutup Usia
    13 Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
    14 Kakanwil Ditjenpas Riau Bersama Anggota Komisi XIII DPR RI Tinjau Program Ketahanan Pangan di Rutan Pekanbaru
    15 Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Distankan Kota Pekanbaru Tandatangani PKS, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Peternakan Ayam Petelur
    16 Polresta Pekanbaru Terima Asistensi dan Verifikasi Lapangan Scaling Up Inovasi Pelayanan Publik Polri
    17 Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara Di Kampar – Lepas Distribusi 80 Ton Untuk 5 Kelompok Tani Riau, Kapolres Kampar Awasi Keamanan
    18 Kadis Perkimtan Adi Pranoto Hadir Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Ketam Putih
    19 Pemkab Bintan Matangkan Ranperda Pengelolaan Sampah Melalui Konsultasi Publik
    20 Polsek Mandau Gelar Pengelolaan Program Swasembada Pangan Jagung Di Desa Bathin Betuah
    21 Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Niño dan Prioritaskan Pencegahan
    22 Pekanbaru Menuju Zero Anak Stunting, Pemko Pastikan Intervensi Berlanjut
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com