Gubernur Ansar Ingin Kundur Menjadi Lumbung Pertanian Kepri
Minggu, 28-11-2021 - 07:11:46 WIB 👁 17249

TERKAIT:
 
  • Gubernur Ansar Ingin Kundur Menjadi Lumbung Pertanian Kepri
  •  

    SERGAPONLINE.COM KARIMUN - Gubernur Provinsi Kepri H. Ansar Ahmad mengatakan Pemerintah Pusat terus mendorong program-program berbagai bidang termasuk dibidang pertanian. Tidak hanya mengisi pasar dalam negeri, akan tetapi pemerintah juga mendorong gerakan-gerakan untuk mengisi pasar yang terbuka besar diluar negeri.

    "Adanya paket-paket di bidang pertanian yaitu Gerakan 3 kali eksport (Gratiek) dan Produksi Lipat Ganda (Proliga), tentunya program ini kita sambut baik karena program-program seperti ini pasti ada stimulus-stimulus bantuan program dari  Pemerintah Pusat akan didorong ke Daerah," ujar Gubernur Ansar saat Panen bersama Sekolah Lapang Inovasi Teknologi Proliga (Produksi Lipat Ganda) di Kelurahan Tg. Berlian Kota Kundur Utara, Karimun, Sabtu (27/11) petang.

    Tampak hadir, Bupati Karimun H. Aunur Rafiq, Kepala Perwakilan BI Kepri Musni Hardi K. Atmaja, Ketua TP PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, Ketua TP PKK Karimun Hj. Raja Asmah Aunur Rafiq, Anggota DPRD Karimun Anwar Hasan, Staf Khusus Gubernur Suyono, Kepala BPTP Provinsi Kepri Muhammad Alwi Mustaha

    Menurut Gubernur, sektor pertanian hadir secara nyata di tengah-tengah kelesuan sektor industri dan pariwisata yang selama ini berkontribusi bagi daerah. Dimana Kepulauan Riau termasuk salah satu dari 17 (tujuh belas) pintu pengeluaran ekspor komoditas pertanian.

    "Melalui inovasi Proliga ini diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Karimun dapat semakin meningkat dan sejahtera," ungkap Gubernur Ansar.

    Gubernur melanjutkan, Pemerintah Pusat juga menegaskan kepada lembaga-lembaga Pemerintah maupun Non Pemerintah untuk ikut mendorong program pertanian ini supaya sukses.

    "Tadi Pak Musni sampaikan kepada saya, Bank Indonesia juga sedang mengembangkan 4 hektar tanaman cabe merah di Kilometer 6 yang mencapai kapasitasnya 20 ton," lanjutnya.

    Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan kedepan Pemrov Kepri bersama Bank Indonesia akan bekerjasama  guna memperluas produksi pertanian. Tetapi harus terukur dengan perhitungan yang benar, jangan sampai ketika panen over suplay yang akan menimbulkan kelesuan bagi petani untuk mendorong produksinya lagi.

    "Jadi memang hari ini bicara pertanian bukan menanam dan menjual saja, tapi kontrolnya di kita (Pemerintah,red) bagaimana menghitung kebutuhan demand suplay nya itu," jelas Gubernur Ansar.

    Selain itu, Pemprov Kepri akan mendorong anggaran pertanian tersebut tidak hanya di APBD. Tetapi ini lagi mempersiapkan untuk menerbitkan Peraturan Gubernur tentang tanggung jawab sosial perusahaan yang potensinya sampai 200 miliyar pertahunnya.

    "Saya sedang menggodok Pergub untuk mendapatkan anggaran CSR perusahaan-perusahaan untuk mendorong program-program Proliga ini," kata Gubernur Ansar.

    Dikesempatan itu juga, Gubernur menyebutkan Kundur adalah salah satu sentra produksi pertanian, dimana tanahnya dikenal subur. Maka, untuk program Perikanan ada lumbum wilayah barat dan lumbung ikan diwilayah timur.

    "Nanti kita mesti menetapkan Kundur ini sebagai lumbung pertanian Kepulauan Riau. Saya yakin produk pertanian disini tingkat keandalannya lebih tinggi," sebutnya.

    Terakhir, Gubernur meminta panen ini menjadi motivasi bagi daerah-daerah lain yang sedang berusaha mengembangkan komoditas pertanian sehingga sekaligus dapat memberdayakan kelompok-kelompok tani serta dapat dijadikan wisata agro yang potensial.

    "Mudah-mudahan kehadiran kita disore hari ini, akan menambah semangat memacu kita semua untuk terus mendorong peningkatan produksi pertanian yang memiliki nilai ekonomis tinggi agar petani lebih sejahtera," tutupnya.

    Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Rika Azmi melaporkan panen tanaman cabe tersebut merupakan program Produksi Lipat Ganda (Proliga) dengan 10 kelompok tani dengan lokasi berbeda yang luas lahan sekitar 2,5 hektar.

    "Itu sudah sebanyak 18 kali panen Pak Gubernur. Kalau dilihat program untuk meningkatkan  produktivitas pertanian ini selalu digalakkan oleh Pemerintah terutama berupa produk yang berperan terhadap peningkatan inflasi daerah," katanya.

    Rika Azmi menambahkan, beberapa waktu yang lalu di Batam dikembangkan dengan menghasilkan produksinya satu hektar lahan 20 ton. Kemudian hari ini Bank Indonesia melakukan replikanya untuk di Batam.

    "Dan tahun ini 10 kelompok tani kita bina untuk melakukan teknik Proliga yang tadi hasilnya kita bersama-sama panen," sambungnya.

    Rika Azmi juga menyampaikan kegiatan penyerahan sertifikat primatika yang diberikan kepada produk sayur asal tanaman yang sudah diawasi, diteliti, sudah masuk ke Laboratorium dan layak untuk mendapatkan sertifikat.

    "Sertifikat prima ada satu, dua dan tiga. Kalau untuk eksport harus mencapai prima satu, kalau untuk prima tiga layak untuk dikonsumsi, masuk kepasar serta masuk ke hypermart," terangnya.

    Editor: Daud



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • DPRD Riau Tekankan Pemerataan Rumah Sakit dan Kolaborasi Pemerintah-Swasta
  • Buka Konferkab Ke-2 PWI Bintan, Roby : Insan Pers Mitra Pemerintah Kawal Pembangunan
  • Kapolres Pasbar Pimpin Sertijab Kasat Polairud dan Kapolsek Talamau, AKP Zulfikar Dilantik sebagai Kasiwas
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 DPRD Riau Tekankan Pemerataan Rumah Sakit dan Kolaborasi Pemerintah-Swasta
    03
    04 Buka Konferkab Ke-2 PWI Bintan, Roby : Insan Pers Mitra Pemerintah Kawal Pembangunan
    05 Kapolres Pasbar Pimpin Sertijab Kasat Polairud dan Kapolsek Talamau, AKP Zulfikar Dilantik sebagai Kasiwas
    06 Jaga Kesehatan Warga Binaan, Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Gelar Pemeriksaan Kesehatan
    07 Kalapas Pasir Pangarayan Jadi Pengajar, Warga Binaan Belajar Membaca, Menulis, dan Berhitung
    08 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Sosialisasi Pengukuran Indeks Kapabilitas Rehabilitasi Tahun 2026
    09 Kapolresta Pekanbaru Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Kompol Sholton Resmi Jabat Kasat Reskrim
    10 Jadilah Pelopor Keselamatan - Polres Kampar Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas ke Generasi Muda
    11 Kapolres Pasaman Barat Resmikan Mushola Darul Agung di Mako Polsek Pasaman
    12 Kalapas Perempuan Pekanbaru Pantau Lahan Ketahanan Pangan, Pastikan Budidaya Sayuran Terus Produktif
    13 Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
    14 Pemkab Bengkalis Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola KDKMP
    15 Diskes: 11.707 Warga Pekanbaru Sakit Akibat Kabut Asap Kiriman
    16 Siak Run dan Half Marathon 2026 Bidik Ribuan Pelari, UMKM Lokal Berpeluang Ketiban Rezeki
    17 Dorong Kinerja dan Pelayanan Publik, Bupati Bistamam Lantik Puluhan Pejabat
    18 Kabut Asap Makin Parah, 7 Kecamatan di Pelalawan Terapkan PJJ 15–17 Oktober 2026
    19 Cegah Peredaran Narkoba, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia di Desa Hangtuah
    20 Green Policing Hadir di Desa Gema: Polri & Warga Bersama Lestarikan Alam Kampar Kiri Hulu
    21 Green Policing Yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri
    22 Pemkab Pelalawan Apresiasi Kontribusi RAPP dalam Pemberdayaan UMKM dan Penanganan Karhutla
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com