Gubernur Ansar Ikuti Rakor PMIB Dari Malaysia Secara Virtual, Rapat Dipimpin Deputi IV Kemenko PMK RI
Selasa, 02-11-2021 - 09:18:31 WIB 👁 14810

TERKAIT:
 
  • Gubernur Ansar Ikuti Rakor PMIB Dari Malaysia Secara Virtual, Rapat Dipimpin Deputi IV Kemenko PMK RI
  •  

    SERGAPONLINE.COM TANJUNGPINANG - Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad mengikuti rapat koordinsi (rakor) Penanganan Kepulangan Warga Negara Indonesia (WNI) atau Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB) dari Malaysia secara virtual di ruang rapat utama kantor Gubernur Dompak, Tanjungpinang, Senin (1/11).

    Rakor ini diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI dalam rangka persiapan pemulangan WNI yang merupakan PMIB kelompok rentan (perempuan, anak, bayi, sakit, lansia). PMIB yang dipulangkan dari luar negeri berjumlah 388 orang terdiri 366 orang deportan dan 22 WNI shelter.

    Diketahui dari hasil pemeriksaan tes PCR ke PMIB tersebut  didapati 25 orang positif Covid-19 dengan rincian dari pintu keluar Ajil Terengganu 20 orang, Kemanyan 1 orang, Belantik 1 orang dan Tanah Merah 2 orang. Juga terdapat 6 orang anak-anak dari shelter yang perlu penanganan lanjutan oleh Diktorat Rehabilitas Sosial Anak Kemenaos RI. Kepulangan para PMIB ini akan menggunakan penerbangan sewa Lion Air JT 3283 pada pukul 19.30 WIB.

    Dalam rakor tersebut Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK Femmy Eka Kartika Putri meminta dalam kepulangan PMIB ini agar tidak menyertakan penumpang lain selain warga negara Indonesia.

    "Kepada semua yang terlibat dalam kepulangan WNI kita ini tolong pastikan tidak ada penumpang WNA yang ikut dalam penerbangan ini," pinta Deputi IV Kemenko PMK

    Selain itu, Deputi IV Kemenko ini juga menjelaskan, dalam rakor pada tanggal 18 Oktober Pemerintah Malaysia meminta percepatan proses deportasi PMIB. Karena depo-depo di Malaysia (semenajung) telah melebihi kapasitas dan perpanjangan masa  penahanan akan menimbulkan masalah kemanusiaan.

    "Kita (RI) dan Malaysia sepakat pemulangan sebanyak 431 orang WNI pada tanggal 1 November melalui Bandara Internasional Soeta dengan menggunakan pesawat charter sebanyak 390 orang yang telah terverifikasi dan yang disampaikan oleh Kemenlu RI data by name by address 412 WNI," jelas Femmy.

    Dirinya melanjutkan, warga negara Indonesia (WNI) yang telah dipulangkan dari Malaysia (Semenanjung) melalui jalur Udara sudah tiga kali. Gelombang pertama pada 24 Juni sebanyak 145 orang, gelombang kedua pada 27 Juni sebanyak 131 orang dan gelombang ketiga pada tanggal 22 Juli sebanyak 63 orang sehingga total berjumlah 339 orang.

    "Kita juga sudah pulangkan WNI lewat jalur laut Tawau Nunukan dari Malaysia yaitu Sabah sebanyak 4 gelombang. Gelombang pertama (25/3) sebanyak 150 orang, gelombang kedua (2/4) sebanyak 132 orang, gelombang ketiga (1/9) sebanyak 161 orang dan gelombang keempat (21/10) sebanyak 193 orang," terang Femmy.

    Femmy menerangkan data-data WNI deportan berdasarkan dengan nama dan dengan alamat terdiri dari 25 anak, 8 ibu hamil, 9 lansia, 13 ibu dan anak dan sisanya adalah WNI sakit, terbanyak menderita scabies juga darah tinggi dengan catatan 1 orang batal berangkat karena hasil PCR positif.

    Sedangkan untuk data WNI berdasarkan daerah asal yaitu Aceh 29 orang, Sumut 87 orang, Riau 12 orang, Kepri 2 orang, Sumbar 8 orang, Sumsel 14 orang, Bengkulu 1 orang, Jambi 7 orang, Lampung 17 orang, Banten 2 orang, DKI Jakarta 5 orang, Jabar 14 orang, Jateng 23 orang, Jatim 92 orang, Yogya 1 orang, Kalbar 2 orang, Sulteng 1 orang, Sulsel 7 orang, Babel 1 orang, NTB 30 orang, NTT 8 orang, sedangkan yang tidak terindentifikasi 42 orang.

    "Kita ingin kesiapan dan prosesi keberangkatan benar-benar dilaksanakan seperti pakai masker untuk PMI, adanya konsumsi karena keberangkatan pada malam hari, pengaturan tempat duduk taati protokol kesehatan dan setelah tiba nantinya menuju terminal dan wisma jangan ada yang terkendala," terang Femmy.

    Demi memastikan prosesi keberangkatan berjalan lancar, Deputi IV menyampaikan otoritas teknis yang bertugas adalah Kemenlu Perwakilan RI yang menangani data PMIB dan transportasi dari malaysia, sedangkan Otban Soetta, KKP, Imigrasi, Bea Cukai, BP2MI bersiap di titik Debarkasi sampai ke tempat karantina.

    "Dalam menangani PMIB Kemenkes, Kemensos, Kemendagri, Kemenhub dan Kemennaker bertugas untuk ketersediaan isolasi, transit, vaksinasi dan kepulangan PMIB ke daerah asal," kata Femmy.

    Terakhir, Deputi IV meguraikan tugas dan tanggung jawab Pemerintah Daerah adalah mensosialisasikan informasi PMI kepada masyarakat dan membuat basis data PMI. Pemda juga wajib memberikan perlindungan PMI sebelum bekerja dan menyelenggarakan pelatihan kerja serta melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap lembaga pendidikan dan pelatihan kerja.

    "Penanganan dari Pemerintah Provinsi terhadap kelompok rentan berupa bantuan administrasi kependudukan, reintegrasi sosial, pembinaan dan pengawasan masyarakatnya dan potensi pemberdayaan minat bagi masyarakatnya," tutup Femmy.

    (D)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • DPRD Riau Tekankan Pemerataan Rumah Sakit dan Kolaborasi Pemerintah-Swasta
  • Buka Konferkab Ke-2 PWI Bintan, Roby : Insan Pers Mitra Pemerintah Kawal Pembangunan
  • Kapolres Pasbar Pimpin Sertijab Kasat Polairud dan Kapolsek Talamau, AKP Zulfikar Dilantik sebagai Kasiwas
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 DPRD Riau Tekankan Pemerataan Rumah Sakit dan Kolaborasi Pemerintah-Swasta
    03
    04 Buka Konferkab Ke-2 PWI Bintan, Roby : Insan Pers Mitra Pemerintah Kawal Pembangunan
    05 Kapolres Pasbar Pimpin Sertijab Kasat Polairud dan Kapolsek Talamau, AKP Zulfikar Dilantik sebagai Kasiwas
    06 Jaga Kesehatan Warga Binaan, Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Gelar Pemeriksaan Kesehatan
    07 Kalapas Pasir Pangarayan Jadi Pengajar, Warga Binaan Belajar Membaca, Menulis, dan Berhitung
    08 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Sosialisasi Pengukuran Indeks Kapabilitas Rehabilitasi Tahun 2026
    09 Kapolresta Pekanbaru Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Kompol Sholton Resmi Jabat Kasat Reskrim
    10 Jadilah Pelopor Keselamatan - Polres Kampar Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas ke Generasi Muda
    11 Kapolres Pasaman Barat Resmikan Mushola Darul Agung di Mako Polsek Pasaman
    12 Kalapas Perempuan Pekanbaru Pantau Lahan Ketahanan Pangan, Pastikan Budidaya Sayuran Terus Produktif
    13 Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
    14 Pemkab Bengkalis Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola KDKMP
    15 Diskes: 11.707 Warga Pekanbaru Sakit Akibat Kabut Asap Kiriman
    16 Siak Run dan Half Marathon 2026 Bidik Ribuan Pelari, UMKM Lokal Berpeluang Ketiban Rezeki
    17 Dorong Kinerja dan Pelayanan Publik, Bupati Bistamam Lantik Puluhan Pejabat
    18 Kabut Asap Makin Parah, 7 Kecamatan di Pelalawan Terapkan PJJ 15–17 Oktober 2026
    19 Cegah Peredaran Narkoba, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia di Desa Hangtuah
    20 Green Policing Hadir di Desa Gema: Polri & Warga Bersama Lestarikan Alam Kampar Kiri Hulu
    21 Green Policing Yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri
    22 Pemkab Pelalawan Apresiasi Kontribusi RAPP dalam Pemberdayaan UMKM dan Penanganan Karhutla
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com