Pencairan Lambat, Sejumlah Penerima Bantuan BPUM Kecewa Ada Apa Dengan Sistem Bank Aceh?
Rabu, 20-10-2021 - 13:22:20 WIB 👁 208057

TERKAIT:
 
  • Pencairan Lambat, Sejumlah Penerima Bantuan BPUM Kecewa Ada Apa Dengan Sistem Bank Aceh?
  •  

    SERGAPONLINE.COM ACEH TIMUR - Sejumlah masyarakat Penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) mengeluh dengan sistem Bank Daerah yang terkesan lambat dalam pencairan bantuan tersebut. Rabu (20/2021).

    Pasalnya, bantuan Presiden tahap 3 sudah disalurkan dari Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) RI kepada 19.249 pelaku usaha di Kabupaten Aceh Timur sejak beberapa bulan yang lalu, dinilai lambat oleh sejumlah masyarakat penerima bantuan, bahkan tidak sedikit dari penerima banpres merasa kecewa terhadap sistem kinerja Bank Daerah tersebut.

    Hal tersebut disampaikan oleh salah satu penerima BPUM yang tidak mau disebutkan namanya, tahun lalu disalurkan melalui Bank Konvesional, tetap antri tapi tidak lambat seperti ini. Bahkan sampai menunggu berhari hari atau berminggu minggu, bahkan ada yang sudah sebulan lebih tapi masih belum ada titik terangnya. Kata salah satu dari penerima banpres yang sudah bolak balik Bank Daerah tersebut namun hasilnya masih nihil.

    “saya cex pada Link ( https://bit.ly/penerimaBPUM2021ATIM ) penerima BPUM tahap ini , Nik saya ada dengan nominal dana bantuan Rp. 1.200.000, selanjutnya saya datang ke Bank dan saya di suruh isi formulir,  selesai di isi formulir diserahkan sama security yang ditugaskan untuk mengumpul formulir itu, selanjutnya disuruh menunggu beberapa hari karena nanti pihak bank akan menghubungi,” kata salah satu penerima mamfaat.

    Sambungnya, Anehnya, Saya sudah menunggu lama namun tidak pernah dihubungi oleh pihak bank sejak dari awal bulan 9 sampai saat ini pertengahan bulan 10 tidak pernah dihubungi oleh pihak bank. Tapi kemaren itu sempat bertanya sama security nya, terus di cex ke dalam, dan ia keluar lagi, katanya dana belum masuk dan disuruh menunggu tahap pencairan selanjutnya.

    “lah kok aneh, nama saya ada di link itu, kok uangnya belum masuk, masak harus menunggu pencairaan tahap selanjutnya, jadi yang namanya saat ini ada di dalam list penerima saat ini tidak dapat dipercai dong, aliyas bohong dong,” Ujarnya dengan rawut wajah kecewa kepada awak media.

    Ia melanjutkan, bukan hanya ia yang merasakan kecewa dengan sistem bank daerah, tapi keluh kesah tersebut banyak disampaikan oleh penerima BPUM lainnya yang berkasnya sudah diverifikasi dan lama tidak dihubungi petugas bank, sehingga bolak balik hari kehari tapi belum juga cair. Kata penerima lainnya kepada awak media saat berada di lokasi.

    "Yang kita khawatirkan ada warga yang terdaftar sebagai penerima, tapi tidak menerima setelah tahun anggaran berakhir. Karena itu, kita berhara,p sebelum tahun 20201 ini berakhir semua penerima BPUM sudah menerima dana bantuan tersebut," kata Kepala Dinas (Kadis) Perdagkop dan UKM Aceh Timur  Iskandar, SH.

    Kadis Perdagkop dan UKM Aceh Timur, juga mengakui bahwa selama ini banyak dari masyarakat penerima banpres tersebut mengeluh terhadap lambat proses pencairan BPUM.

    “kita harap agar proses pencairan dana bantuan BPUM melalui Bank penyalur supaya dapat disalurkan tepat waktu (cepat) dan tertib,” Harap Iskandar SH.

    Iskandar juga mengatakan, adapun jumlah warga Aceh Timur yang mendapatkan bantuan dana BPUM dari Kemenkop dan UKM RI, tahun 2021 ini sebanyak 19.249 pelaku usaha.

    Data itu, berdasarkan nama yang diusulkan tahun ini, sebanyak 17.400 orang, dan juga diambil dari data yang diusulkan tahun 2020. Adapun besar bantuan Rp 1,2 juta per pelaku usaha.

    Kadis Perdagkop dan UKM Aceh Timur, juga mengimbau warga Aceh Timur, yang namanya keluar sebagai penerima bantuan BPUM, agar segera ke bank penyalur untuk melengkapi persyaratan membawa KK, KTP, dan buku bank bagi yang memiliki, sedangkan penerima yang tidak memiliki buku bank akan dibuatkan oleh pihak Bank.

    Dinas Perdagkop dan UKM Aceh Timur juga menghimbau warga yang mendapatkan bantuan BPUM agar memanfaatkan sebaik-baiknya di masa pandemi ini, dan saat proses pencairan diharapkan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) seperti menjaga jarak, memakai masker, dan selalu mencuci tangan, serta tidak melalui perantara dan calon untuk pencairan. Harap Iskandar SH. (Edo)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • DPRD Riau Tekankan Pemerataan Rumah Sakit dan Kolaborasi Pemerintah-Swasta
  • Buka Konferkab Ke-2 PWI Bintan, Roby : Insan Pers Mitra Pemerintah Kawal Pembangunan
  • Kapolres Pasbar Pimpin Sertijab Kasat Polairud dan Kapolsek Talamau, AKP Zulfikar Dilantik sebagai Kasiwas
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 DPRD Riau Tekankan Pemerataan Rumah Sakit dan Kolaborasi Pemerintah-Swasta
    03
    04 Buka Konferkab Ke-2 PWI Bintan, Roby : Insan Pers Mitra Pemerintah Kawal Pembangunan
    05 Kapolres Pasbar Pimpin Sertijab Kasat Polairud dan Kapolsek Talamau, AKP Zulfikar Dilantik sebagai Kasiwas
    06 Jaga Kesehatan Warga Binaan, Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Gelar Pemeriksaan Kesehatan
    07 Kalapas Pasir Pangarayan Jadi Pengajar, Warga Binaan Belajar Membaca, Menulis, dan Berhitung
    08 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Sosialisasi Pengukuran Indeks Kapabilitas Rehabilitasi Tahun 2026
    09 Kapolresta Pekanbaru Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Kompol Sholton Resmi Jabat Kasat Reskrim
    10 Jadilah Pelopor Keselamatan - Polres Kampar Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas ke Generasi Muda
    11 Kapolres Pasaman Barat Resmikan Mushola Darul Agung di Mako Polsek Pasaman
    12 Kalapas Perempuan Pekanbaru Pantau Lahan Ketahanan Pangan, Pastikan Budidaya Sayuran Terus Produktif
    13 Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
    14 Pemkab Bengkalis Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola KDKMP
    15 Diskes: 11.707 Warga Pekanbaru Sakit Akibat Kabut Asap Kiriman
    16 Siak Run dan Half Marathon 2026 Bidik Ribuan Pelari, UMKM Lokal Berpeluang Ketiban Rezeki
    17 Dorong Kinerja dan Pelayanan Publik, Bupati Bistamam Lantik Puluhan Pejabat
    18 Kabut Asap Makin Parah, 7 Kecamatan di Pelalawan Terapkan PJJ 15–17 Oktober 2026
    19 Cegah Peredaran Narkoba, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia di Desa Hangtuah
    20 Green Policing Hadir di Desa Gema: Polri & Warga Bersama Lestarikan Alam Kampar Kiri Hulu
    21 Green Policing Yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri
    22 Pemkab Pelalawan Apresiasi Kontribusi RAPP dalam Pemberdayaan UMKM dan Penanganan Karhutla
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com