Dampak Perubahan Iklim dan Pandemi Covid-19 Untuk Pertanian
Selasa, 19-10-2021 - 16:21:18 WIB 👁 14862

TERKAIT:
 
  • Dampak Perubahan Iklim dan Pandemi Covid-19 Untuk Pertanian
  •  

    SERGAPONLINE.COM JAKARTA - Kita semua dapat merasakan bahwa iklim global telah berubah dan suhu bumi yang semakin panas yang tentu saja sangat berpengaruh terhadap pertanian.

    Untuk itu, awak media berkesempatan menemui Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementrian Pertanian (Kementan), Ir. Hendratmojo Bagus Hudoro, M.Sc, Jumat, 15/10/2021 di Kementerian Pertanian, Jln. Taman Margasatwa, Ragunan, Jakarta Selatan.

    Seperti yang kita ketahui bahwa dampak perubahan iklim global sangat mempengaruhi dikarenakan pada tahun ini  seperti yang diprediksi oleh para ahli dunia bahwa pada tahun ini terjadi perubahan iklim global.

    Kepada awak media, Ir. Bagus Hudoro, M.Sc, mengatakan contoh perubahan iklim yang terjadi pada tanaman tembakau dan tebu. “Pada tanaman tembakau tahun lalu dimana terjadi kemarau basah yang terjadi di beberapa lokasi. Tembakau yang hendak dipanen terkena hujan sehingga berdampak adanya jamur atau bakteri tentunya hal ini mempengaruhi hasil panen atau produksi,” urainya dengan ramah.

    “Sedangkan tebu dengan banyaknya hujan terjadi percepatan berbunga sehingga tingkat rendemen tinggi dan mempengaruhi tingkat rasa atau manisnya. Ini salah satu dampak perubahan iklim,” ungkapnya.

    “Berdasarkan data pada musim panen atau produksi yang terjadi pada tahun 2020 target sebanyak 2,2 juta ton tanaman tebu menjadi 2,1 juta ton. Kemudian  2021 taksasi sebanyak 2,3 juta ton diperkirakan produksi menjadi 2,2 juta ton. Hal ini sangat disebabkan penurunan kualitas, tekanan pertumbuhan, persiapan musim atau tanam, harusnya tepat,” tuturnya.

    “Kemudian dampak pandemi pada pertanian. Hal ini tidak berdampak justru terjadi pertumbuhan yang positif. Pada masa pandemi ada beberapa sektor yang tumbuh antara lain sektor kesehatan (penyediaan alat kesehatan, Rumah Sakit, vaksin dan lain-lain),” katanya.

    “Lalu sektor pertanian, dan sektor informasi teknologi (banyaknya masyarakat menggunakan kuota internet, pelajar dan para pekerja juga banyak menggunakan zoom/wfh),” jelasnya.

    Sektor pertanian tahun 2021 pada masa pandemi Covid-19 tangguh dan tumbuh 15,4 persen. Masyarakat petani pada saat pandemi tetap melakukan aktifitas seperti biasa bahkan saat Direktur Tanaman Semusim dan Rempah ini melakukan tinjauan lapangan pada bulan Juli dan Agustus 2021.

    “Petani banyak beraktifitas di sawah, kebun dan tidak berkerumun, hal inilah yang membuat pandemi Covid-19 tidak berdampak kepada petani, hanya jalur ekspor (distribusi) yang ditutup,” bebernya.

    “Aspek distribusi ke pelabuhan ekspor hingga nilai barang menurun, karena alat angkutnya di lock-down. Demikian juga aktifitas di dalam negeri berkurang. Itulah hal-hal yang berpengaruh di bidang pertanian. Hal itulah dampak daripada pandemi Covid-19 bagi sektor pertanian.  (JNI)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • DPRD Riau Tekankan Pemerataan Rumah Sakit dan Kolaborasi Pemerintah-Swasta
  • Buka Konferkab Ke-2 PWI Bintan, Roby : Insan Pers Mitra Pemerintah Kawal Pembangunan
  • Kapolres Pasbar Pimpin Sertijab Kasat Polairud dan Kapolsek Talamau, AKP Zulfikar Dilantik sebagai Kasiwas
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 DPRD Riau Tekankan Pemerataan Rumah Sakit dan Kolaborasi Pemerintah-Swasta
    03
    04 Buka Konferkab Ke-2 PWI Bintan, Roby : Insan Pers Mitra Pemerintah Kawal Pembangunan
    05 Kapolres Pasbar Pimpin Sertijab Kasat Polairud dan Kapolsek Talamau, AKP Zulfikar Dilantik sebagai Kasiwas
    06 Jaga Kesehatan Warga Binaan, Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Gelar Pemeriksaan Kesehatan
    07 Kalapas Pasir Pangarayan Jadi Pengajar, Warga Binaan Belajar Membaca, Menulis, dan Berhitung
    08 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Sosialisasi Pengukuran Indeks Kapabilitas Rehabilitasi Tahun 2026
    09 Kapolresta Pekanbaru Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Kompol Sholton Resmi Jabat Kasat Reskrim
    10 Jadilah Pelopor Keselamatan - Polres Kampar Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas ke Generasi Muda
    11 Kapolres Pasaman Barat Resmikan Mushola Darul Agung di Mako Polsek Pasaman
    12 Kalapas Perempuan Pekanbaru Pantau Lahan Ketahanan Pangan, Pastikan Budidaya Sayuran Terus Produktif
    13 Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
    14 Pemkab Bengkalis Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola KDKMP
    15 Diskes: 11.707 Warga Pekanbaru Sakit Akibat Kabut Asap Kiriman
    16 Siak Run dan Half Marathon 2026 Bidik Ribuan Pelari, UMKM Lokal Berpeluang Ketiban Rezeki
    17 Dorong Kinerja dan Pelayanan Publik, Bupati Bistamam Lantik Puluhan Pejabat
    18 Kabut Asap Makin Parah, 7 Kecamatan di Pelalawan Terapkan PJJ 15–17 Oktober 2026
    19 Cegah Peredaran Narkoba, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia di Desa Hangtuah
    20 Green Policing Hadir di Desa Gema: Polri & Warga Bersama Lestarikan Alam Kampar Kiri Hulu
    21 Green Policing Yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri
    22 Pemkab Pelalawan Apresiasi Kontribusi RAPP dalam Pemberdayaan UMKM dan Penanganan Karhutla
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com