BELUM Rekam E-KTP, 2 Juta Pemilih Pemula Diprediksi Tak Bisa Memilih
Selasa, 03-04-2018 - 10:31:55 WIB 👁 60585

TERKAIT:
 
  • BELUM Rekam E-KTP, 2 Juta Pemilih Pemula Diprediksi Tak Bisa Memilih
  •  

    SERGAPONLINE.OM, Mentri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengakui, jika masih 2,2 juta pemilih di pemilihan kepala daerah yang belum merekam datanya. Mereka adalah para pemilih pemula. Sebagian diantaranya ada yang baru berusia 17 tahun saat hari pemungutan suara. Tentu, ini harus dicarikan solusinya.

    "Ada pemilih pemula yang pada H pencoblosan pilkada ini antara 2,2 juta. Inikan sekarang belum merekam karna dia belum dewasa dan belum masuk DPT. Tapi datanya sudah ada," kata Tjahjo usai memberi kuliah umum di Universitas Sriwijaya, di Palembang, Sabtu (31/3).

    Menurut Tjahjo, para pemilih pemula itu, sudah terdata. Hanya saja, banyak yang belum berusia 17 tahun. Tentu, belum bisa mereka dan diberi KTP el. Pemerintah sendiri tentu akan berupa sekeras mungkin agar hak pilih mereka bisa terjamin.

    "Kalau memang memungkinkan ada perekaman cepat atau ada data surat keterangan yang bersangkutan hari H -nya sudah terakomodasi sehingga sudah diakomodir walaupun nama yang bersangkutan belum masuk di DPT per TPS. Tapi ini juga bagian persiapan kami untuk pilpres dan pemilu serentak yang dimana persyaratannya harus KTP el," tuturnya.

    Diakui Tjahjo, ini yang menjadi problem, sebab  per tahun itu ada lebih kurang 15 juta yang remaja masuk ke dewasa. Dan mereka akan  punya hak pilih. Tapi khusus untuk Pilkada 2018 ini,  ada 2,2 juta yang sudah di data. Dan banyak  pada hari H pencoblosan,  dia sudah dewasa dan sudah mempunyai hak pilih.

    "Kami sudah mencari jalan keluar yang baik dengan KPU supaya jangan sampai hak suara adek-adek yang masuk dewasa nanti tidak hilang, sosialisasi kita teruskan tapi ke dalem kami juga mempersiapkan diri, mempersiapkan blanko yang sudah 2 juta ini," kata dia.

    Dengan persiapan ini, lanjut Tjahjo, para pemilih pemula bisa menggunakan hak pilihnya di TPS nanti. Yang penting alamatnya jelas. Pun RT, RW, serta kelurahan dan desanya juga jelas.

    Sehingga dia masuk dalam daftar pemilih. Untuk saat ini, bagi yang belum mencapai usia 17 tahu, belum masuk daftar. Tapi datanya sudah ada.

    "Ini kan untuk Pilkada. Persiapan untuk tahun depan kan tahun depan sesuai UU kan harus punya KTP el. Ini kami jujur sumber daya kita yang belum optimal, belum lagi yang tadi mengenai aspek-aspek politik yang dia tidak dukung petahana dihambat KTP& nya misalnya," katanya.

    Selain itu juga diperlukan kesadaran masyarakat untuk pro aktif merekam. Ia contohkan kasus di DKI Jakarta, menjelang Pilkada. Banyak warga Jakarta yang belum merekam dan tinggal  di luar negeri, tiba-tiba datang untuk nyoblos. Tentu saja, mereka tak ada dalam daftar pemilih.

    "Ini kan harus ada diskresi yang harus dipunyai oleh KPU karena penyelenggara Pilkada, Pileg,  Pilpres kan KPU. Tugas pemerintah daerah kan membantu menjembatani, memberikan anggaran, dari kepolisian, dari Gakumdunya memberikan fungsi- fungsi kepastian hukum," katanya.

    Layanan jemput bola juga terus diintensifkan, kata Tjahjo. Ia contohkan, jemput bola yang dilakukan di desa masyarakat Baduy.  Tapi, terhadap warga yang tinggal di apartemen atau di rumah besar dan  sering keluar negeri, tentu jadi kesulitan tersendiri. Karena itu ia minta,  masyarakat juga pro aktif.

    "Jangan sampai hari h-nya dia minta hak untuk menggunakan hak pilih. Tapi ya kami mau konsen yang Pilkada, yang 2,2 juta pemilih pemula artinya terdata tapi belum masuk ke DPT karena hari dewasanya pada hari tanggal pencoblosan," ujarnya.(SO/RLS)

     

     

     

    Editor :Syaiful



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Dirlantas Polda Sumbar Tegaskan Semangat "Polantas Menyapa", Personel PJR Sigap Bantu Pengendara Mogok
  • Libur Sekolah Berakhir, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh Amankan Arus Lalu Lintas
  • Polantas Sapa Warga di Car Free Day, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
  • Dalami Temuan BPK dan Laporan Masyarakat, Polda Sumbar Selidiki Dugaan Korupsi PLTU Ombilin
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Dirlantas Polda Sumbar Tegaskan Semangat "Polantas Menyapa", Personel PJR Sigap Bantu Pengendara Mogok
    03 Libur Sekolah Berakhir, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh Amankan Arus Lalu Lintas
    04 Polantas Sapa Warga di Car Free Day, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
    05 Dalami Temuan BPK dan Laporan Masyarakat, Polda Sumbar Selidiki Dugaan Korupsi PLTU Ombilin
    06 Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
    07 Hadiri Musda MUI, Polda Sumbar Tegaskan Komitmen Dukung Peran Ulama Dalam Menjaga Stabilitas Daerah
    08 Kodam XIX Tuanku Tambusai Kebut Pembangunan Jembatan Garuda, Sinergi TNI dan Warga Makin Solid
    09 Perkuat Sinergitas, Polda Sumbar dan MUI Bahas Implementasi MoU Terkait Penanganan Perkara Keagamaan
    10 Polri Cinta Petani, Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Kebun Warga di Cinta Raja
    11 Selidiki Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU Ombilin, Polda Sumbar Bakal Periksa Tiga Perusahaan Pemasok
    12 Polres Kampar Berduka, Aiptu Zainal Arifin Tutup Usia
    13 Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
    14 Kakanwil Ditjenpas Riau Bersama Anggota Komisi XIII DPR RI Tinjau Program Ketahanan Pangan di Rutan Pekanbaru
    15 Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Distankan Kota Pekanbaru Tandatangani PKS, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Peternakan Ayam Petelur
    16 Polresta Pekanbaru Terima Asistensi dan Verifikasi Lapangan Scaling Up Inovasi Pelayanan Publik Polri
    17 Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara Di Kampar – Lepas Distribusi 80 Ton Untuk 5 Kelompok Tani Riau, Kapolres Kampar Awasi Keamanan
    18 Kadis Perkimtan Adi Pranoto Hadir Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Ketam Putih
    19 Pemkab Bintan Matangkan Ranperda Pengelolaan Sampah Melalui Konsultasi Publik
    20 Polsek Mandau Gelar Pengelolaan Program Swasembada Pangan Jagung Di Desa Bathin Betuah
    21 Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Niño dan Prioritaskan Pencegahan
    22 Pekanbaru Menuju Zero Anak Stunting, Pemko Pastikan Intervensi Berlanjut
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com