Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan Hadiri Pertemuan Kemitraan Lintas Sektor Secara Virtual
Kamis, 12-08-2021 - 22:29:19 WIB 👁 27746

TERKAIT:
 
  • Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan Hadiri Pertemuan Kemitraan Lintas Sektor Secara Virtual
  •  

    SERGAPONLINE.COM PELALAWAN - Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan Sella Pitaloka Zukri, S.AP hadiri pertemuan kemitraan lintas sektor dalam aksi konvergensi penurunan stunting di Provinsi Riau secara virtual pada Kamis, 12 Agustus 2021 bertempat di ruang Command Center Kabupaten Pelalawan. Turut hadir dalam pertemuan ini Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappedalitbang Provinsi Riau Heri Yanto, S. Hum. MT selaku moderator, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Hj. Mimi Yuliani Nazir, Apt. MM, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Dra. Mardalena Wati Yulia, M.Si, Wakil TP PKK II Teti Hariati Mukhlis, Kepala Dinas OPD terkait se-Provinsi Riau, kader PKK se-Provinsi Riau, Darma Wanita se-Provinsi Riau, Bayangkari se-Provinsi Riau dan para undangan. Pertemuan ini diawali dengan pemaparan materi yang diberikan oleh Dr. Mitra, S. KM.,M.KM dengan judul materi "Stunting dan Dampaknya Pada Kualitas Sumber Daya Manusia". Dalam pemaparan yang diberikan, Dr. Mitra menjelaskan bahwa anak yang mengalami stunting itu dimulai dari dalam kandungan. "Fenomena keterkaitan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dengan kualitas SDM berawal dari penelitian Dr. Barker di Inggris. Dr. Barker menemukan bahwa risiko penyakit jantung koroner lebih tinggi terjadi pada kelompok bayi yang dilahirkan dengan berat badan kurang dari 2,5 kg. Hal ini berasal dari respon tubuh terhadap kekurangan gizi pada masa awal kehidupan. 1000 HPK merupakan masa yang sangat penting terhadap pembentukan manusia dan masa depannya, yang diawali dari 270 hari bayi di dalam kandungan sampai anak berumur 2 tahun." Dr. Mitra, S. KM.,M.KM juga menambahkan bahwa stunting merupakan faktor utama terhadap penentuan kualitas masyarakat. "Bukan hanya mengganggu pertumbuhan fisik, anak-anak stunting juga mengalami gangguan perkembangan otak yang akan memengaruhi kemampuan dan prestasi mereka. Selain itu, anak yang menderita stunting akan memiliki riwayat kesehatan buruk karena daya tahan tubuh yang juga buruk." Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Hj. Mimi Yuliani Nazir, Apt. MM dalam pertemuan ini menyampaikan ada beberapa permasalahan gizi yang terjadi di Riau, antara lain anemia pada ibu hamil, anemia pada remaja, Kurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil, obesitas, diabetes, hipertensi dan stroke. Anemia pada ibu hamil inilah yang akan menyebabkan stunting karena akan mempengaruhi pertumbunan dan perkembangan janin." Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Dra. Mardalena Wati Yulia, M.Si mengatakan "Dalam upaya percepatan penurunan stunting tingkat desa/kelurahan, BKKBN melakukan pendampingan keluarga yang dilakukan oleh Tim Pendamping Keluarga yang terdiri dari bidan desa, kader PKK dan kader IMP (institusi masyarakat pedesaan) yang berdomisili di sekitar desa/kelurahan. Adapun sasaran pendampingan adalah calon pengantin/calon pasangan usia subur, ibu hamil dan pasca persalinan, keluarga yang memiliki anak usia di bawah 5 tahun (balita). Pencegahan stunting lebih efektif apabila dimulai dari keluarganya, tidak hanya keluarga miskin tapi seluruh keluarga Indonesia." Mardalena berharap semoga dengan pertemuan ini seluruh pihak bisa bersinergi untuk menurunkan angka stunting di Provinsi Riau, sehingga target penurunan angka stunting Tahun 2024 bisa tercapai. Dengan menurunnya angka stunting tentu akan meningkatkan kualitas SDM anak Indonesia khususnya Riau dan akan berdampak baik terhadap masa depannya. (FM/F.Laoly)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
  • Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
  • HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
  • Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    03 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    04 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    05 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    06 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    07 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    08 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    09 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    10 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    11 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    12 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    13 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    14 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    15 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
    16 Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
    17 Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Komjen Herry Heryawan
    18 Resmi Dibuka, MTQ Kampar Ke-55 Diikuti 642 Peserta
    19 Hari Ini, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
    20 Bupati Kampar Ahmad Yuzar Tegaskan Komitmen Sinergi Pemkab Kampar dan Polri
    21 Bupati Asmar Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau
    22
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com