Disorot Jokowi Penanganan Vaksinasi di Riau, Anggota DPRD: Ini Kritik Keras Kepada Pemprov
Disorot Jokowi Penanganan Vaksinasi di Riau, Anggota DPRD: Ini Kritik Keras Kepada Pemprov
Kamis, 20-05-2021 - 19:54:35 WIB 👁 26050

TERKAIT:
 
  • Disorot Jokowi Penanganan Vaksinasi di Riau, Anggota DPRD: Ini Kritik Keras Kepada Pemprov
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Kasus positif COVID-19 di Riau terus mengalami kenaikan hingga Presiden Joko Widodo meminta Menkes mengirimkan banyak vaksin ke Riau. Anggota Komisi V DPRD Riau Ade Hartati mengkritik ketidaksiapan Pemprov dalam pelaksanaan vaksinasi.

    "Kami sudah ada rapat dengar pendapat beberapa waktu yang lalu, dihadiri sama Sekdis Dinas Kesehatan. Secara pribadi saya mendapat gambaran ketidaksiapan Pemprov dalam pelaksanaan vaksinasi," kata Ade, Kamis (20/5/2021).

    Politikus PAN itu menilai selama ini Pemprov Riau lewat Dinas Kesehatan hanya mengambil posisi distributor. Sebab, kata Ade, Pemprov Riau hanya bisa meneruskan vaksin yang didapatkan dari pusat tanpa menetapkan penerima prioritas dan strategi pelaksanaan tingkat kabupaten dan kota.

    "Pemprov mengambil posisi hanya sebagai distributor vaksin yang diterima dari pusat. Kelihatan tidak ada koordinasi menetapkan prioritas, strategi, dan waktu pelaksanaan dengan kabupaten dan kota. Pelaksanaan vaksinasi lebih bersifat sporadis, terbukti dengan kejadian kemarin," kata Ade.

    Menurut Ade, program vaksinasi yang terus digencarkan pusat selayaknya diatur Pemprov sesuai skala prioritas. Terutama untuk seluruh tenaga kesehatan, di mana para tenaga kesehatan merupakan ujung tombak bagi penanganan pasien COVID-19.

    "Kemudian disusul oleh tenaga pendidik dan TNI. Selanjutnya, tentu pemerintah harus memastikan seluruh masyarakat, terutama yang rentan tertular COVID-19 seperti lansia, pedagang, dan pekerja. Ini harus dipastikan untuk sesegera mungkin mendapatkan vaksinasi," katanya.

    Ade juga meminta informasi terkait vaksin dibuka seluas-luasnya. Pemerintah harus memastikan alur prioritas dan kepastian waktu sampai kapan masyarakat bisa mendapatkan vaksinasi.

    "Sehingga tidak terjadi hal seperti di atas. Dari jumlah awal sebesar 20 ribu dosis vaksin untuk Riau, tentu belum mencukupi untuk seluruh masyarakat Riau dengan jumlah 6,5 juta jiwa. Oleh sebab itu, kepastian alur prioritas dan waktu menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi," kata Ade.

    Ade mendesak Pemprov Riau untuk serius menangani COVID-19. Terutama setelah adanya anggaran refocusing tahun 2020 senilai Rp 497 miliar digelontorkan.

    "Mendesak keseriusan Pemprov untuk menangani pandemi COVID-19. Jangan sampai anggaran yang digelontorkan menguap, anggaran Rp 497 miliar tak berdampak di 2021. Seharusnya 2021 refocusing anggaran bisa dititikberatkan pada penguatan ekonomi mikro, menekan angka pengangguran terbuka yang dapat membantu ketahanan masyarakat dalam menghadapi pandemi," katanya.

    "Ya, itu kita belum telisik Rp 497 miliar itu ke mana saja. Intinya, Riau tanpa rencana penanganan pandemi COVID-19," ujar Ade.

    Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Riau, pencapaian vaksinasi COVID-19 di Provinsi Riau tahap I dan II masih cukup rendah. Khususnya vaksinasi bagi kelompok masyarakat lanjut usia (lansia).

    "Pencapaian vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan dengan sasaran 32.923 orang. Dengan vaksinasi dosis pertama sebesar 33.097 atau 100,5% dan vaksinasi dosis kedua sebesar 30.382 atau 92,3%," kata Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir dalam keterangan tertulisnya.

    Selanjutnya pencapaian vaksinasi COVID-19 bagi lansia dengan sasaran 582.505 orang. Vaksinasi dosis pertama sebesar 19.948 atau 3,42% dan vaksinasi dosis kedua sebesar 13.805 atau 2,37%.

    Vaksinasi lansia diketahui masih sangat rendah. Terlihat dari jumlah sasaran tak ada mencapai 5 persen pelaksanaan di lapangan.

    "Pencapaian vaksinasi COVID-19 bagi pelayan publik dengan sasaran 349.418 orang. Vaksinasi dosis pertama sebesar 168.440 atau 48,21% dan vaksinasi dosis kedua sebesar 124.235 atau 35,55%," kata Mimi.

    Sebelumnya, Jokowi meminta Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengirim vaksin COVID-19 lebih banyak ke Riau saat kunjungan kemarin. Pekanbaru dan Dumai diminta menjadi prioritas.

    "Berkaitan dengan vaksinasi, saya juga sudah memerintahkan kepada Menteri Kesehatan mengirimkan vaksin yang lebih banyak ke Provinsi Riau. Utamanya nanti akan dipakai untuk vaksinasi di Pekanbaru dan Dumai," kata Jokowi seperti disiarkan di YouTube Diskominfotik Provinsi Riau.

    Lewat gencarnya vaksinasi di dua kota itu, Jokowi berharap kekebalan komunal (herd immunity) bisa tercapai, sehingga penyebaran COVID-19 di Riau dapat ditekan dan kembali normal.

    "Sehingga kita harapkan kita dapat segera mencapai kekebalan komunal dan kita berharap semua di Provinsi Riau ini penyebaran COVID bisa ditekan dan kembali normal. Kita harapkan keadaan lebih baik juga untuk penyebaran COVID-nya," kata Jokowi.(hms)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Polisi Ungkap Shabu 2,4 Gram di Perawang Barat, Tersangka Kepergok Cari Barang yang Dibuangnya
  • Gelorakan Semangat Olahraga, Pemuda Rumbai Gelar Voli ANTAR CLUB Se-Kota Pekanbaru
  • DPD LSM Bara Api Riau Desak Evaluasi Izin Operasional THM Hollywood dan Dragon, Pemprov Diminta Bertindak Tegas
  • Bupati Roby Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Atasi Potensi Karhutla di Bintan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Polisi Ungkap Shabu 2,4 Gram di Perawang Barat, Tersangka Kepergok Cari Barang yang Dibuangnya
    03 Gelorakan Semangat Olahraga, Pemuda Rumbai Gelar Voli ANTAR CLUB Se-Kota Pekanbaru
    04 DPD LSM Bara Api Riau Desak Evaluasi Izin Operasional THM Hollywood dan Dragon, Pemprov Diminta Bertindak Tegas
    05 Bupati Roby Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Atasi Potensi Karhutla di Bintan
    06 Ganja16 Kg Ganja Disita di Jalan Lintas Medan–Bukittinggi, Kurir Berusia 17 Tahun Diamankan
    07 Maulid Nabi 1448 H, Bupati Roby : Bukan Sekedar Peringatan, Tapi Jadikan Nabi Sebagai Teladan
    08 Sholat Istisqo dan Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Sail
    09 Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sepanjang Semester Tahun 2026
    10 Patroli RAGA Polresta Pekanbaru Intensifkan Pengamanan Dini Hari, Cegah Geng dan Aksi Anarkisme
    11 PKK dan BPBD Bintan Gandeng Kader Wujudkan Keluarga Tangguh Bencana
    12 Kecewa Atas Penetapan Tersangka Terhadap Korban Oleh Polsek Mandau, Istri Rudi Saputra Laporkan ke Mabes Propam Polri
    13 Jaga Desa Diperkuat, Kawal Program Prioritas Nasional di Kepri
    14 Sidang Pengeroyokan, Saksi Ringankan Terdakwa Si Baju Merah Diduga Ikut Memukul
    15 Ditlantas Polda Riau Edukasi Safety Riding kepada Prajurit Pomdam XIX/Tuanku Tambusai
    16 Polantas Karib Bagikan Masker kepada Pengendara & Pengguna Jalan
    17 Antisipasi Kabut Asap, Ditlantas Polda Riau Bagikan Masker dan Imbau Warga Manfaatkan SIGNAL
    18 Udara Pekanbaru Masih Berasap, Polantas Karib Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker
    19 Pemkab Bintan Ajak Masyarakat Hadiri Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Community Centre Teluk Sebong
    20 Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Pastikan Pembinaan Berjalan Optimal
    21 Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung Bagikan Ribuan Masker Bagi Masyarakat Pengguna Lalulintas Mencegah ISPA
    22 Polres Pasaman Barat Gelar Konferensi Pers Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Nenek Kandung di Sungai Aur
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com