SF Hariyanto: Kepala Sekolah Jangan Lagi Sibuk Urus Proyek, Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan Selasa , 26/05/2026 | 19:07
Teks Foto: Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat memberikan arahan kepada jajaran pendidikan di Balai Serindit Pekanbaru. Ia menegaskan agar urusan pembangunan fisik sekolah ditangani OPD teknis sehingga Dinas Pendidikan dan kepala sekolah dapat fokus meningkatkan mutu pendidikan.
SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dengan memastikan seluruh unsur pendidikan kembali fokus pada tugas pokoknya, yakni proses belajar mengajar dan peningkatan mutu pendidikan.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa urusan pembangunan fisik sekolah sebaiknya tidak lagi menjadi tanggung jawab langsung Dinas Pendidikan. Menurutnya, pekerjaan konstruksi lebih tepat ditangani oleh organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki kompetensi teknis di bidang infrastruktur. "Saya sudah meminta Pak Sekda agar kegiatan pembangunan sekolah dialihkan ke Dinas PUPR. Biarkan mereka yang menangani proyek fisik, sementara Dinas Pendidikan fokus meningkatkan kualitas pendidikan," ujar SF Hariyanto saat memberikan arahan di Balai Serindit, Pekanbaru, Selasa (26/5/2026). Ia menilai, pemisahan tugas tersebut penting agar tenaga pendidik, kepala sekolah, maupun pejabat pendidikan tidak tersita waktunya mengurus proyek pembangunan yang berada di luar fungsi utama mereka. "Jangan sampai guru dan kepala sekolah lebih banyak memikirkan proyek dibandingkan peningkatan mutu belajar siswa. Tugas mereka adalah mendidik dan memastikan proses pembelajaran berjalan dengan baik," tegasnya. SF Hariyanto juga mengingatkan seluruh kepala sekolah di Provinsi Riau agar lebih memusatkan perhatian pada pengelolaan sekolah, pembinaan karakter siswa, serta peningkatan prestasi pendidikan. Menurutnya, keterlibatan kepala sekolah dalam kegiatan proyek berpotensi menimbulkan konflik kepentingan yang dapat mengganggu profesionalisme dunia pendidikan. "Kepala sekolah harus fokus mengelola sekolah. Jangan terjebak dalam urusan proyek yang bisa menimbulkan persoalan di kemudian hari," katanya. Dalam kesempatan tersebut, SF Hariyanto mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Riau telah mengambil langkah tegas terhadap sejumlah pejabat pendidikan yang dinilai tidak menjalankan tugas sesuai aturan. Beberapa kepala cabang dinas pendidikan bahkan telah dicopot dari jabatannya berdasarkan hasil evaluasi dan laporan yang diterima pemerintah daerah. "Saya tidak akan ragu mengambil tindakan jika ada yang melanggar aturan. Semua harus bekerja secara profesional dan bertanggung jawab," ujarnya. Ia pun mengajak seluruh aparatur pendidikan untuk menjaga integritas serta mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan demi kemajuan pendidikan di Riau. "Bekerjalah dengan hati dan penuh tanggung jawab. Jangan sampai dunia pendidikan tercoreng oleh praktik-praktik yang tidak sesuai ketentuan," pesannya. Menutup arahannya, SF Hariyanto kembali menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan dengan menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing. "Jaga integritas, hindari praktik yang menyimpang, dan fokuslah pada peningkatan kualitas pendidikan demi masa depan generasi Riau yang lebih baik," pungkasnya. ADV