Kamis, 19 09 2019
 
Diduga Korupsikan Dana Desa,
Masyarakat Desa Orahili Namohalu Esiwa Adukan Onesimus Harefa Ke Bupati Nias Utara & Polres Nias
Selasa, 10 September 2019 - 13:33:52 WIB
Onesimus Harefa
TERKAIT:
 
  • Masyarakat Desa Orahili Namohalu Esiwa Adukan Onesimus Harefa Ke Bupati Nias Utara & Polres Nias
  •  

    SERGAPONLINE.COM NIAS - Rentetan pengaduan masyarakat Desa Orahili Kecamatan Namohalu Esiwa Kabupaten Nias Utara, melalui surat pengaduan masyarakat ke penegak hukum di Polres Nias, dan Dumas yang ditujukan kepada Bupati Nias Utara cq Inspektorat secara bersamaan pada tanggal 30/7/19.

    Atas dugaan penyelewengan anggaran  Dana Desa dan Alokasi Dana Desa oleh oknum Kepala Desa Onesimus Harefa, akhirnya pada Kamis (5/9/19) masyarakat menjumpai Bupati Ingati Nazara untuk meminta dukungan agar dugaan penyelewengan Kepala Desa mereka segera di usut dengan cepat dan tuntas.

    Kehadiran masyarakat Orahili di kantor Bupati disambut baik oleh Bupati Nias Utara M Ingati Nazara, pertemuan masyarakat Orahili dengan orang nomor satu di Nias Utara, didampingi oleh BPD dan perangkat Desa menyampaikan satu persatu secara lisan dugaan penyelewengan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa yang diduga dikorupsi oleh Onesimus Harefa.

    Terdapat beberapa item dugaan yang diselewengkan oleh Onesimus diantaranya,
    Pembangunan perpustakaan yang belum terlaksana dengan baik, dana PKK yang belum direalisasikan, dana Pelatihan perangkat Desa yang belum dilaksanakan, engadaan kursi putar 3 unit belum dibelanjakan, dana Bumdes yang belum ada kejelasan sampai sekarang, gaji honor Ketua LPM Desa Orahili Augustinus Zalukhu selama 1 tahun  sebesar Rp 1.800.000,- sementara diketahui Augustinus tidak berada di wilayah Kepulauan Nias sejak tahun 2018, Pembangunan Dwiker/ gorong-gorong belum dilaksanakan dengan Pagu dana sekitar Rp. 18.000.000.

    Dugaan penyelewengan yang dilakukan Onesimus mencapai lebih Rp 350.000.000 (tiga ratus lima puluh juta rupiah). Selain menyampaikan dugaan penyelewengan, masyarakat meminta kepada Bupati Nias Utara agar melakukan evaluasi atas kinerja Onesimus, dan dia dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Desa.

    Menanggapi laporan masyarakat tersebut, Ingati Nazara langsung memanggil Inspektorat, yang kebetulan sedang mengikuti rapat sehingga diwakili oleh sekretaris Inspektorat, untuk memerintahkan agar masalah ini segera dituntaskan.

    Selanjutnya terkait permintaan untuk mencopot Kades, itu harus melalui prosedur dan aturan yang berlaku, jelas Bupati.

    Sementara itu, inspektorat melalui sekretarisnya, Operagus zalukhu menjelaskan kepada masyarakat Orahili,  bahwa dugaan penyelewengan Kades Orahili sudah menjadi atensi bagi inspektorat, terbukti sekarang telah terbit Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dan anggaran DD dan ADD untuk TA 2019, untuk sementara belum dapat dicairkan sepanjang masalah ini belum tuntas baik dari kelengkapan administrasi seperti SPJ maupun pekerjaan fisik yang belum selesai.

    Kemudian kita masih memberikan kesempatan kepada Kepala Desa untuk segera membenahi apa yang menjadi unsur dugaan penyelewengan. Tutur Operagus zalukhu

    Usai mendengarkan penjelasan dari Bupati dan Inspektorat, masyarakatpun beranjak dari kantor Bupati dan kembali ke Orahili.

    Salah seorang masyarakat Desa Orahili, Ama Windi kepada awak media memberi pernyataan bahwa untuk menghormati petunjuk pak Bupati dan Inspektorat, kami siap menunggu tapi tidak berarti kami diam sampai disitu saja, sehingga apabila kasus ini juga tidak ada penyelesaiannya, maka kami akan datang kembali ke kantor Inspektorat dengan mendatangkan masyarakat lebih banyak lagi, karena kedatangan kami disini masih sebatas audiensi dan menyampaikan laporan secara lisan kepada Bupati. Tegas Ama Windi.

    (gz)



     
    Berita Lainnya :
  • Masyarakat Desa Orahili Namohalu Esiwa Adukan Onesimus Harefa Ke Bupati Nias Utara & Polres Nias
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2018 SergapOnline.com, all rights reserved