Perbuatan tidak terpuji yang dilakukan oleh Kepala sekolah SMP swasta BNKP Hilimaziaya Niat Terima Gea, telah mencoreng marwah pendidik, " />
Selasa, 12 November 2019
 
Kepala sekolah SMP Swasta BNKP Hilimaziaya Niat Terima Gea Bohongi Publik
Selasa, 09 Juli 2019 - 16:02:18 WIB

TERKAIT:
 
  • Kepala sekolah SMP Swasta BNKP Hilimaziaya Niat Terima Gea Bohongi Publik
  •  


    SERGAPONLINE.COM NIAS - Perbuatan tidak terpuji yang dilakukan oleh Kepala sekolah SMP swasta BNKP Hilimaziaya Niat Terima Gea, telah mencoreng marwah pendidik, betapa tidak ; Terkait kehilangan 8 unit laptop dan 1 unit infocus yang terjadi di SMP Swasta BNKP Hilimaziaya belum lama ini, Kepala sekolah Niat Terima Gea pada pernyataannya kepada awak media bahwa langkah yang ditempuh atas peristiwa tersebut, ia telah melapor kepada Yayasan BNKP, Komite sekolah, Disdik Kabupaten Nias Utara, dan pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Tuhemberua. Namun setelah dikonfirmasi kepada Kadisdik Kabupaten Nias Utara Zul M Zalukhu didampingi kasi sarana dan prasarana O'ozatulo zega, senin (8/7/19), membantah kalau Niat Terima telah melaporkan masalah kehilangan, Kami belum ada menerima laporan atau pernyataan dari Kepala Sekolah Niat Terima Gea mengenai kehilangan laptop dan infocus, tegas Kadisdik. Lanjutnya ; kalau sudah ada laporan kepada kami, tim segera turun ke lapangan untuk mengetahui kebenarannya, namun demikian dengan adanya informasi ini, kami akan memanggil kepala sekolahnya dan meminta keterangan dari dia, jelas Kadisdik.

    Masih pada hari yang sama, awak media juga konfirmasi kepada Kapolsek Tuhemberua AKP Marojak Sialoho terkait tindak lanjut laporan Niat Terima; Kapolsek membantah kalau Niat Terima sudah membuat laporan kepada polisi. Itu bohong, Niat Terima belum membuat laporan pengaduan kepada kami, tegas Kapolsek. Dijelaskan Kapolsek ; saat itu hari jumat kalau tidak salah, saya dapat informasi dari anggota kalau sudah terjadi kehilangan laptop dan infocus di SMP swasta BNKP Hilimaziaya, mendengar informasi tersebut saya bersama tim langsung turun ke TKP, kemudian saya minta kepada Kepala Sekolah untuk datang hari senin membuat laporan sekalian membawa berkas-berkas yang diperlukan guna penyelidikan, namun sampai sekarang Kepala sekolahnya itu tidak datang-datang, Jelas Kapolsek kepada awak media.
    Ditempat terpisah, ketua komite SMP swasta Hilimaziaya Torotodo zega mengatakan bahwa atas kehilangan laptop dan infocus, Kepala Sekolah harus bertanggung jawab penuh apabila masalah ini tidak terungkap, dan seharusnya dia harus profesional untuk melakukan tindakan yang ditempuh atas kejadian ini, dia mengaku sudah melapor kepada Dinas pendidikan dengan pihak kepolisian, padahal nyatanya tidak, itu termasuk pembohongan publik, tegas Toro. Lanjutnya, kita berharap sebagai masyarakat agar kasus ini segera terungkap, jangan hanya karna masalah ini sekolah bisa tutup, oleh karna ketidak seriusan kepala sekolah dalam mengusut kehilangan ini, selanjutnya krisis kepercayaan kepada kepala sekolah pasti ada, masalah ini kalau di dengar publik pasti pihak luar berasumsi negatif dengan kata lain, pelaku pencurian itu tidak mungkin ada orang luar selain orang yang ada dilingkungan sekolah. Sementara bila kita melihat dengan kasat mata, tidak masuk akallah masa ia pintu besi anti maling yang sudah digembok bisa bobol tanpa ada sedikitpun yang cacat ? Dan kalaupun umpanyanya gemboknya dipotong pakai gergaji besi, sudah pasti ada serbuk-serbuk besi bekas potongan gergaji, jadi aneh kan ? Sementara yang memegang kunci tempat laptop dan infocus, hanya kepala sekolah, beber ketua komite kepada awak media.

    Untuk perkembangan penelusuran kehilangan laptop dan infocus, ikuti terus link www.sergaponline.com yang disajikan secara terpercaya dan aktual.
    (gz)



     
    Berita Lainnya :
  • Kepala sekolah SMP Swasta BNKP Hilimaziaya Niat Terima Gea Bohongi Publik
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2018 SergapOnline.com, all rights reserved