Kamis, 19 09 2019
 
Masyarakat Tidak Percaya
Kepala Sekolah SMP Swasta BNKP Hilimaziaya Nyatakan 8 Unit Laptop Dan 1 Unit Infocus Hilang
Kamis, 04 Juli 2019 - 23:34:09 WIB

TERKAIT:
 
  • Kepala Sekolah SMP Swasta BNKP Hilimaziaya Nyatakan 8 Unit Laptop Dan 1 Unit Infocus Hilang
  •  


    SERGAPONLINE.COM NIAS - Bantuan pemerintah pusat melalui Disdik Kabupaten Nias Utara kepada SMP Swasta BNKP Hilimaziaya dalam rangka menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBKP) berupa 22 unit komputer dalam bentuk Laptop merk Acer, 1 unit infocus, dan server. Hanya dalam hitungan beberapa minggu setelah bantuan diterima, 8 diantara 22 unit Laptop tersebut dan 1 unit infocus dinyatakan hilang oleh Kepala sekolah Niat Terima Gea.
    Dari hasil konfirmasi yang disampaikan Niat Terima kepada awak media, menjelaskan bahwa bantuan yang diterima dari Disdik Kabupaten Nias Utara diterima sekitar awal bulan Juni, kemudian dua minggu setelah diterima atau pada hari jumat 13/6/19 hilang 8 unit laptop dan 1 unit infocus. Lanjutnya, dengan kejadian tersebut, saya langsung memberitahukan kepada pihak komite sekolah, pihak Yayasan, pihak Dinas pendidikan dan pihak kepolisian, jelas Niat Terima. Lantas awak media menanyakan terkait penjagaan sekolah via selular, Niat Terima menjelaskan bahwa di SMP Swasta BNKP Hilimaziaya tidak ada penjaga sekolah, lantas media menanyakan kembali apa alasannya dengan tidak adanya penjaga sekolah ? Niat Terima jawab " saya lagi di jalan, dan saya lagi sibuk ", sambil mematikan HPnya.

    Ditempat terpisah, ketika awak media konfirmasi kepada ketua komite sekolah Torotodo Zega di kediamannya, terkait hilangnya laptop dan infocus, Torotodo menjelaskan kepada awak media bahwa bantuan pemerintah yang sudah diterima, kami pihak komite sekolah belum mengetahui, kami tahu setelah ada kehilangan baru Kepala Sekolah memberitahu saya melalui selular katanya " kita sudah menerima bantuan dari pemerintah pak, laptop dan infocus, kemudian sudah hilang" jelas Toro meniru penjelasan Niat Terima kepadanya, mendengar itu saya pribadipun kaget kalau sudah ada bantuan dan kemudian sudah ada kehilangan, namun sebagai ketua komite, saya langsung merespon dengan melihat lokasi tempat kejadian, jelas Toro, tambahnya.

    Tapi sedikit timbul tanda tanya besar bagi saya, dimana pintu tempat penyimpanan laptop tersebut dilapisi dengan pintu anti maling atau pintu besi, lalu dikunci dengan gembok yang bagus. Anehnya pintu besi anti maling tidak ada bekas cacat sedikitpun, kemudian pintu kayu bagian dalam hanya ada sedikit goresan, namun bukan bekas congkelan yang berat. Jadi bagaimana maling bisa masuk tanpa ada bekas-bekas alat untuk membuka gembok pintu besi, kan tidak masuk akal, jangan-jangan ada udang dibalik batu, Cetus Toro.

    Ditempat terpisah, ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara melalui Kasi Sarana dan Prasarana O'ozatulo zega diruang kerjanya menegaskan bahwa kejadian hilangnya 8 unit laptop dan 1 unit infocus belum ada pemberitahuan dari Kepala Sekolah SMP Swasta BNKP Hilimaziaya, kalau ada pemberitahuan kami dari pihak pemerintah tentunya melakukan cross cek dilapangan, jadi sepanjang belum ada laporan tersebut, maka kami anggap bantuan yang sudah kami serahkan masih utuh, jelas O'ozatulo.

    Menanggapi masalah tersebut, Gazali zega ketum LSM Lipan yang juga putra daerah Hilindruria (lokasi SMP swasta BNKP Hilimaziaya) angkat bicara dengan kejadian hilangnya laptop dan infocus. Dia menilai setelah melihat lokasi tempat laptop hilang, timbul pertanyaan besar yang sama dengan pernyataan ketua komite sekolah, Toro. Bagaimana mungkin laptop dan infocus bisa dicuri orang, sementara pintu anti maling yang sudah di gembok, tidak ada bekas cacat sama sekali (utuh), kemudian pintu bagian dalamnya juga hanya tergores dan bukan bekas congkelan berat.

    Untuk itu kita mengharapkan kesigapan pihak kepolisian dalam hal ini Kapolsek Tuhemberua mampu mengungkap perkara ini dengan terang benderang, memang di curi atau cuma rekayasa menghilangkan jejak laptop dan infocus itu. Tambahnya, dan bukan hanya ini saja yang menjadi sorotan publik kepada Kepala sekolah SMP Swasta Hilimaziaya Niat Terima Gea, terkait dengan rehabilitas sekolah yang anggarannya dari Dana Alokasi Khusus ( DAK ), belum jelas pertanggung jawabannya, semoga masalah ini juga bisa terungkap secepatnya, harap Gazali.(Redaksi)



     
    Berita Lainnya :
  • Kepala Sekolah SMP Swasta BNKP Hilimaziaya Nyatakan 8 Unit Laptop Dan 1 Unit Infocus Hilang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2018 SergapOnline.com, all rights reserved