Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir (DLH-ROHIL) Kamis (21/2/2019) pagi, Menggelar Kegiatan pencanangan Hari Peduli Sampah Nasi" />
Rabu, 23 Oktober 2019
 
Pencanangan HPSN 2019 Digelar di Pinggiran Sungai Rokan
Jumat, 22 Februari 2019 - 18:08:45 WIB

TERKAIT:
 
  • Pencanangan HPSN 2019 Digelar di Pinggiran Sungai Rokan
  •  


    SERGAPONLINE.COM ROHIL - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir (DLH-ROHIL) Kamis (21/2/2019) pagi, Menggelar Kegiatan pencanangan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019, di depan Kantor Bupati, Pinggir sungai Rokan, Rohil.

    Dalam acara tersebut dihadiri oleh Sekdakab Rohil Drs H Surya Arfan MSi, Dandim 0321/rohil Letk Inf Didik Efendi, Wakapolres Rohil Kompol dr Wawan SH MH, Para Pimpinan OPD, Camat, Lurah, penghulu, Tim Penggerak PKK, dan para guru serta Siswa Siswi Sekolah tingkat SMP, SMU Kabupaten Rohil.

    Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir, Drs H Surya Arfan MSi, dalam sambutannya, meminta kepada sekolah-sekolah yang ada dikabupaten Rokan Hilir untuk mensosialisasikan kepada siswa-siswi, bahwa sampah yang ada di lingkunganya agar tidak dibuang sembarangan, dan juga kepada masyarakat agar dapat mengelola sampah secara baik.

    "Jadi kita minta kepada semua pihak, agar dapat melakukan pengelolaan Sampah dilingkungan masing-masing,baik dilingkungan Pemerintahan,sekolahan maupun di lingkungan masyarakat kita,agar tidak membuang sampah sembarangan," ucap Sekda.
    Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir, Suwandi S Sos menyampaikan, bahwa tahun 2019 ini Dinas Lingkungan Hidup telah membagikan Tong sampah sebanyak 100 unit, untuk dibagikan kepada OPD, Instansi Vertikal pemerintah dan termasuk sekolah -sekolah yang sudah Adiwiyata maupun yang akan diAdiwiyata.

    "Tujuannya adalah dimana tong sampah sebagai awal kita melakukan pemilahan sampah,sehingga yang dibuang ke TPS dan TPA itu merupakan sampah yang kita pilah," jelas Wandi.

    Kemudian nanti akan menyebarkan tong sampah sebanyak 500 unit ke lokasi -lokasi strategis yang ada di Bagansiapiapi, maupun yang ada di Bagan Batu, agar bisa membuang sampah di tong sampah atau tempat yang sudah kita sediakan, jadi intinya sampah yang dibuang masyarakat adalah sampah yang sudah dipilah, yang betul-betul sampah yang tidak bisa diolah, Dan sejauh ini kami sudah kami sudah melakukan pengolahan sampah, mulai dari pengangkutan,baik itu di Bagansiapiapi, maupun di Bagan Batu, kata Wandi.
    Suwandi menambahkan, bahwa satu hari sampah yang dihasilkan masyarakat yang sudah kita tangani lebih kurang 140 Ton/hari, jadi memang cukup luar biasa, karena selama ini kita masih memakai paradigma lama,dimana masyarakat menghasilkan sampah tidak ada dipilah, sehingga semua sampah yang kita angkut langsung Ke TPA.

    Jumlah petugas kebersihan untuk saat ini ada 1000 personel, baik petugas kebersihan penyapu jalan, pengangkut sampah, kebersihan Taman dan sebagainya, Alhamdulillah, walupun sangat terbatas, sampah bisa kita tangani, karena mereka menggunakan sip pagi, sip siang dan sip malam selama 24 jam, anggota kita bekerja dilapangan pagi masuk jam 7.30 siang jam 1, dan malam jam 11 anggota kita masih bekerja," ucap Wandi.

    "Masalah sampah ini sudah menjadi masaalah nasional, jadi kalau kita tidak serius menangani masaalah sampah tersebut, nanti akan menimbulkan bencana bagi kita semua, jadi oleh sebab itu paradigma yang kita pakai hari ini adalah paradigma ekonomi, karena sampah itu punya nilai ekonomi dan produktif, kalau masyarakat rumah tangga yang ada di Rokan Hilir sudah mulai memanfaatkan untuk kompos, daur ulang dan sebagainya, saya yakin target kita untuk mengurangi sampah 30% itu bisa tercapai, apabila di setiap daerah mengurangi sampah 30%,dan 70%  kita olah," tutup Wandi. (MKC)



     
    Berita Lainnya :
  • Pencanangan HPSN 2019 Digelar di Pinggiran Sungai Rokan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2018 SergapOnline.com, all rights reserved