Selasa, 12 November 2019
 
Pemuda Sapat Sukses Gelar Festival Pembacaan Syair Ibarat Dan Da'i Cilik
Kamis, 07 November 2019 - 17:21:19 WIB

TERKAIT:
 
  • Pemuda Sapat Sukses Gelar Festival Pembacaan Syair Ibarat Dan Da'i Cilik
  •  

    SERGAPONLINE.COM INHIL -  Dalam rangka menyambut Syiar Islam Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1441 H, Pemuda Sapat sukses mengadakan Kegiatan Festival Islami dengan beragam acara yakni Lomba membaca Syair Ibarat (Khabar Kiamat) karangan Tuan Guru Sapat Syeikh Abdurrahman Siddiq Albanjari dan Pemilihan Da’I Cilik (Pildacil).

    Kegiatan yang dilaksanakan pada 02 S/d 06 November 2019 bertempat di simpang empat Kelurahan Sapat Kecamatan Kuala Indragiri Kabupaten Indragiri Hilir di ikuti puluhan pelajar mulai dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan Tingkat SMA/Umum.

    Dalam kesempatan itu H. Abddurrahman Diva Santa selaku Ketua Panitia Acara Lomba Membaca Syair Ibarat dan Pildacil mengungkapkan Kamis (7/11/2019)“acara yang digagas oleh Pemuda Sapat ini bertujuan untuk melestarikan nilai – nilai keagamaan sekaligus untuk mengubah pola pikir generasi muda agar menjadi lebih baik serta lebih memahami makna yang terkandung dalam isi Syair Ibarat (Khabar Kiamat) yang merupakan karya Ulama Besar dan juga Mufti Kerajaan Indragiri Syeikh Abdurrahman Siddiq Albanjari, serta antusiasme para orangtua serta anak-anak yang hadir memeriahkan acara ini menjadi acuan agar acara serupa lebih baik lagi kedepannya, peserta yang mengikuti acara tersebut bukan hanya dari Kelurahan Sapat tetapi juga melibatkan desa – desa yang ada di wilayah Kecamatan Kuindra.” Ujarnya.

    Pada hari Rabu malam Kamis tanggal 06 November 2019 penutupan acara dan juga sekaligus pengumuman pemenang lomba. Rosdianto otoy sebagai Sekretaris Panitia mengatakan “akan terus menggelar  event bersifat edukasi bagi anak dan remaja di Kelurahan Sapat khususnya dan di Kecamatan Kuala Indragiri pada umumnya, Pemenang mendapatkan tropy, piagam dan uang tunai”. ujarnya.
    Adapun nama-nama pemenang lomba Pemilihan Syair Ibarat (Khabar kiamat) sebagai berikut :
    Tingkat SD/MI :
    Juara I             : Nuria Dkk
    Juara II            : Andi Nurjannah Dkk
    Juara III          : Putri Nurkasih
    Tingkat SMP/MTs :
    Juara I             : Vira Mauliana
    Juara II            : Khairul Akmal
    Juara III          : Haykal
    Tingkat SMA / Umum :
    Juara I             : Al-Amin
    Juara II            : Ayla
    Juara III          : Ego
    Pildacil  sebagai berikut :
    Tingkat SD/MI :
    Juara I            : Faisal Ridho
    Juara II           : Fitrian Aulia
    Juara III          : Fathurahman Zacky
    Tingkat SMP/MTs :
    Juara I             : M. Fahri Ramadhan 
    Juara II            : Siti Rabiah Adawiyah
    Juara III          : Nia Kartika Putri


    Berikut adalah kutipan syair ibarat khabar kiamat karya Syekh Abdurrahman Siddiq :

    Bismillahhirahmanirrahim Terbit dari pada hati yang salim,
    Mendapat syurga jannatinnaim Dengan karunia Rabburrahim

    Alhamdulillahirabbil alamin, Mengikut sabda Saidina Mursalim
    Dapat syafa’at sekalian Mu’min, Masuk syurga Bislamun Aminin

    Diiringi dengan Sholawat salam,Ke khadirat nabi sayyidul anam
    Dengan nash qur’anul azham, Wajib mengikut dengan ihtiram

    Wa ba’du, dengarkan suatu cerita, Terbit dari pada hati yang duka
    Bukannya hamba mengada-ada, Supaya dikenal saudara kita

    Suatu cerita hamba khabarkan, Kepada sekalian ahli dan ikhwan
    Tandanya dunia akhiruzzaman, Orang yang salah dapat kebenaran

    Demikian pula orang yang benar, Mendapat salam perkataan tawar
    Menyatakan benar mendapatkan gusar, Melainkan wajib ridho dan sabar

    Tersebut perkataan awal bermula, Tatkala diri kedatangan qadha
    Bukannya kami tiada ridha, Iradat terjunjung atas kepala

    Hendaklah kami tak berkata, Bertambah lagi rasanya duka
    Jadi mengarang sambil bercinta, Margul selaku orangnya lata

    Sudah takdir dari pada Allah, Sedikit tiada dapat di ubah
    Qudrat iradat yang memerintah, Menjadi alim tiada tersalah

    Subhanallah hambaMu tolong, Tiada tempat bergantung
    Sebenar hamba duduk di kampong, Tetapi tiada masuk terhitung

    Sudah takdir Azizul Ghaffar, Fikir dan cinta sebagai daur
    Hati di dalam bagaikan hancur, Sebab sedikit menaruh syukur

    Ridho menjunjung kudrat Tuhanku, Akan perintah dating berlaku
    Terkena bala’ rupanya aku, Coba Allah siapakah tahu

    Seperti firman Allah taala, Hai hambaKu yang kena bala’
    Jikalau kamu sabar dan ridho, Niscaya Kuberi engakau pahala

    Sudah kehendak Rabbul’izzati, Dalam Lauh Mahfuzh tersurat janji
    PadaNya aku sudah terbahagi, Dimana akan dapat menyalahi lagi

    Di tilik kepada sifat yang keras, Alim tiada memberi bekas
    Jika ma’rifat betul dan ikhlas, Di akhirat kelak beroleh balas

    Maha Suci Tuhan tiada yang kurang, Beberapa dalil nyata di pandang
    Berganti-ganti malam dan siang, menjadikan langit tiada bertiang

    Maha Suci Tuhan yaitu Allah, Beberapa syukur Alhamdulillah
    Menghilangkan segala kalah dan kesah, Membetulkan tawakkal kepada Allah

    Maha Suci Tuhan Wahidul Qohhar, Mengampunkan dosa kanmilul ghaffar
    Menghampirkan ma’ruf menjauhkan munkar, Menghilangkan marah mendatangkan sabar

    Jangan memikirkan hamper dan jauh, Ajal kita tidak bertangguh
    Umpama berlayar tiada bersauh, Sudah terlingkar baharulah kokoh


    Angan-angan jangan terlalu panjang, Kasihkan dunia bukan kepalang
    Diri kita tiadakan saying, Di mahsyar titian halus terbentang

    Beberapa wasiat Nabi Muhammad, Dari pada sangat kasihkan umat
    Memeliharakan jangan kerja maksiat, Supaya gemar membuat ta’at

    Ingatkan apalah dirimu, Asalkan tanah kejadiannu
    Kemana gerangan pulang pergimu, Di bumi mana tempat matimu

    Kehilangan harta sangat engkau ingat, Nyawamu hilang tiada kamu ingat
    Sangatlah bebal kita nan umat, Melainkan memohon ampun dan rahmat

    Kekurangan harta sangat kesakitan, Jual dan beli yang difikirkan
    Makan pagi dikira-kirakan, Umur berkurang tiada diingatkan

    Hai sekalian orang yang berakal, Tuntutlah ilmu kerjakan amal
    Akhirat sungguh dikatakan kekal, Di dunia juga mencari bekal

    Hawa nafsumu jangan diikuti, Dicabuli syetan membawa hanyut
    Rahmat Allah itupun luput, Ke dalam neraka gemetar takut

    Menuntut dunia sangatlah mabuk, Tamakkan dunia menjadi kutuk
    Di dalan akhirat ke neraka masuk, di makan api hancur dan remuk

    Menuntut harta supaya banyak, Disangkanya dunia tiada rusak
    Di akhirat engkau dapat tempalak

    Adapun akan nafsu yang jahat, Bahagian diri sudah tersurat
    Jikalau jatuh pada maksiat, Hendaklah segera berbuat taubat

    Hawa nafsu itu terlalu bohong, Harus yang di rasa hendak di songsong
    Lautannya luas ombak menggulung, Dimanakh engkau mendapat untung

    Duduk di dunia negeri yang hilang, Lupalah akan dirinya seorang
    Sehari-hari umur berkurang, Tiada mencari bekalmu pulang

    Di sangka kekal hidupmu awing, Di akhirat jauh engkau terbuang
    Ilmu dan amal tiada di bilang, Di antara kubur siksanya datang

    Dunia nan laut yang maha dalam, Banyaklah di sana rusak dan karam
    Mengasihkan dunia jahil dan tamam, Di akhirat habis lebur tenggelam

    Pelayaranmu itu terlalu jauh, Suatu bekal belum di taruh
    Ombaknya besar angin mengguruh, di rantau luhud tempat berlabuh

    Rantau luhud ombaknya garang, Haluannya itu mengikut pasang
    Soal munkar kesana dating, Memeriksa tauhid berulang-ulang

    Di dalam kubur tidur seorang, di kapih bumi malam dan siang
    Menangislah ia hendak pulang, Mengerjakan taubat zikir sembahyang

    Kelebihan dunia yaitu akal, Akan menuntut ilmu dan amal
    Sembahyang puasa Fardlu yang afdhal, Hadist dan ayat jangan di tinggal

    Ayo hai tuan kenali dirimu, Kemana perginya muda kuatmu
    Butakah sudah kedua matamu, Lihatlah yang dielu dari padamu

    Acara penutupan dihadiri oleh Forum Pimpinan Kecamatan Kuindra serta Kepala Desa Tanjung Lajau Rusadi dan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda serta masyarakat. (S)



     
    Berita Lainnya :
  • Pemuda Sapat Sukses Gelar Festival Pembacaan Syair Ibarat Dan Da'i Cilik
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2018 SergapOnline.com, all rights reserved