Sabtu, 06 Juni 2020

 
Tak Bantu Masyarakat, Camat Bandar Petalangan Kecewa Terhadap Manajemen Kebun Sawit
Selasa, 17 Juli 2018 - 08:38:00 WIB

TERKAIT:
 
  • Tak Bantu Masyarakat, Camat Bandar Petalangan Kecewa Terhadap Manajemen Kebun Sawit
  •  

    SERGAPONLINE.COM PELALAWAN-Keberadaan perusahaan di suatu daerah selain meningkatkan roda perekonomian masyarakat dan turut serta berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan, namun berbeda dengan perusahan perkebunan kelapa sawit milik PT Serikat Putra yang ada di wilayah kecamatan Bandar Petalangan yang terkesan apatis dan tidak memberikan danpak positif terhadap kegiatan kemasyarakat warga sekitar. Hal itu disampaikan ketua panitia Sholat subuh berjamaah, Khosni Mubarak, usai kegiatan kemasyarakatan, Minggu (15/7/2018).

    “Ada rasa kekecawaan panitia dan beberapa tokoh masyarakat Bandar Petalangan terhadap PT Serikat Putra yang merupakan perusahaan Perkebunan kelapa sawit yang sudah lama berdiri. Selama ini memang sudah banyak sekali permasalahan dengan perkebunan sawit itu, seperti DAS, HGU Dan Konstribusi nya terhadap masyarakat setempat,” kata Khosni, kepada repoetaseindonesia.tv

    Sebagai ketua panitia kegiatan keagamaan, Tokoh masyarakat Bandar Petalangan itu menuding perusahaan perkebunan kelapa sawit itu tidak memiliki kepedulian terhadap warga sekitar.

    “PT Serikat Putra sama sekali tidak peduli dengan kegiatan itu, jangankan membantu mensukseskan, membantu pengadaan air wudhu saja perusahaan ini tidak mau, padahal perusahaan ini berada di jantung kecamatan. Kebun sawit ini sama sekali tidak memberikan azaz manfaat terhadap masyarakat sekitar,” geramnya.

    Khosni memastikan, perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di kecamatan Bandar Petalangan tersebut hanya meraup keuntungan sendiri. Dia pun memintah kepada Pemkab Pelalawan untuk mengkaji ulang perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit tersebut.

    “PT Serikat Putra ini tak ada manfaatnya sama sekali bagi masyarakat cuma mencari keuntungan semata, jangankan minta bantu dana minta bantu air wudhu pun tidak mau. Untuk itu kepada pemerintah agar perlu mengkaji ulang jika ingin memberikan perpanjangan HGU nya jika perlu tidak usah di kasih izin lagi,” pintanya.

    “Dan Dalam waktu dekat seluruh elemen masyarakat Bandar petalangan akan melakukan aksi nyata secara besar besaran ke PT serikat putra,” ancam Khosni dengan nada kesal.

    Senada, disampaikan Tokoh pemuda Pelalawan Arisman Docok, mengecam tindakan PT Serikat Putra, yang nilainya hanya ingin mengeruk keuntungan dari bumi Pelalawan. Dia juga menuduh perusahaan perkebunan kelapa sawit itu sebagai duri bagi masyarakat, dan termasuk salah satu faktor penyebab kemiskinan masyarakat di Bandar Petalangan.

    “Sudah tidak ada lagi manfaat nya bagi masyarakat PT Serikat Putra ini, sudah berapa lama beroperasi tak ada kepedulianya terhadap masyarakat malah masyarakat tambah sengsara karena tidak ada lahan lagi untuk berkebun,” tuding Aris.

    Terpisah Camat Bandar Petalangan, Faisal, geram setelah mengetahui sikap ketidak pedulian PT Serikat Putra terhadap kegiatan keagamaan yang sudah di rencanakan jauh hari oleh panitia, pemerintah dan masyarakat Bandar petalangan.

    “Hal sekecil inipun tidak mau membantu apalagi yang lain,” cetus Faisal, di ruang kerhanya, Senin (16/7/2018).

    “Saya sangat kecewa terhadap management PT Serikat Putra yang tidak peduli terhadap kegiatan sholat subuh berjamaah di masjid Babussalam desa Angkasa. Nanti saya akan jumpai pihak management apa sebabnya mereka tidak mau membantu kegiatan tersebut,” sambungnya.

    Diketahui sebelumnya, kegiatan sholat subuh berjamaah yang dilaksanakan pada subuh ahad, 15 juli 2018 kemaren di masjid Babussalam, desa Angkasa, kecamatan Bandar Petalangan, kabupaten Pelalawan sukses diselenggarakan oleh tokoh masyarakat setempat, dan kegiatan tersebut di hadiri staf ahli Bupati, anggota DPRD Kabupaten pelalawan, KUA, Camat, Kepala desa se- kecamatan Bandar Petalangan dan Tokoh sejumlah tokoh agama.

    Saat hendak dikonfirmasi via telepon selularnya, pihak Management perusahaan PT. Serikat Putra tidak merespon permintaan hak jawab dari media.

    Hingga berita ini di realis belum ada keterangan resmi dari pihak perusahan perkebunan kelapa sawit.(so/rspn)



     
    Berita Lainnya :
  • Tak Bantu Masyarakat, Camat Bandar Petalangan Kecewa Terhadap Manajemen Kebun Sawit
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2018 SergapOnline.com, all rights reserved