Tidak sedikitnya masyarakat Kabupaten Pelalawan menilai nominal anggaran biaya pengadaan seragam siswa-siswi di SMAN 1 Pkl kerinci, Pelalaw" />
Jum'at, 05 Juni 2020

 
Disetor Melalui Panitia
Biaya Seragam Siswa/i PPDB SMA 1 Pkl Kerinci Memberatkan Orang Tua Wali Murid
Rabu, 25 Juli 2018 - 10:06:51 WIB
doc foto saat persoalan harga pengadaan seragam siswa-siswi di SMAN 1 Pkl kerinci saat dikonfirmasi dengan Kepala Sekolah SMAN 1 Pkl Kerinci, Syahril M.Pd

TERKAIT:
 
  • Biaya Seragam Siswa/i PPDB SMA 1 Pkl Kerinci Memberatkan Orang Tua Wali Murid
  •  

    SERGAPONLINE.COM PELALAWAN- Tidak sedikitnya masyarakat Kabupaten Pelalawan menilai nominal anggaran biaya pengadaan seragam siswa-siswi di SMAN 1 Pkl kerinci, Pelalawan-Riau merupakan ajang KKN pihak sekolah.

    Pasalnya, permintaan biaya pengadaan seragam sekolah sebanyak 7 pasang kepada masing-masing siswa-siswi oleh Panitia SMAN 1 Pkl kerinci pada PPDB Tahun ajaran 2018, sangat memberatkan orang tua wali murid.

    Kepala Sekolah Menegah Atas Negeri 1 (SMAN) Pangakalan kerinci, Syahril M.Pd saat dikonfirmasi ungkapriau.com terkait hal itu diruang kerjanya di hadapan sejumlah orang tua wali murid. Kamis (20/7/2018). Kepsek SMAN 1 berjanji akan segera memanggil orang tua wali murid terkait persoalan ini.

    "Bila menurut orang tua wali murid merasa keberatan atas nilai nominal pembiayaan seragam siswa/i ini. Kami akan segera memanggil seluruh orang tua wali murid," kata Syahril M.Pd diruang kerjanya.

    Menurut Kepsek, jika uang sebesar Rp.1.990.000 yang diminta pihak sekolah untuk pengadaan 7 pasang seragam siswa dan sebesar Rp.1.835.000 untuk seragam siswi memberatkan. Dalam waktu dekat ini akan mengundang seluruh orang tua wali murid untuk membicarakan hal ini.

    "Benar, jika harapan para orang tua masing-masing yang akan menyediakan seragamnya siswa/i kedepannya, tentunya pihak sekolah dan orang tua wali murid harus musyawarakan bersama, agar tidak kedepan saling menyalahkan," jelasnya.

    Ditanyak kepada Syahril M.Pd terkait alasan pihak sekolah harus melalui sekolah dan bukan masing-masing orang tua wali murid yang menyediakan seragam anak-anak siswa-siswi tersebut?.

    Kepsek SMAN 1 menyebutkan, pihaknya bukan tidak mau orang tua wali murid yang menyediakan seragam siswa-siswi ini. Namun yang mereka khawatirkan jika seragam itu orang tua wali murid yang sediakan akan bersalahan dan tidak sesuai bahan yang semestinya.

    Lebih lanjut Syahril mencontohkan perbandingan perbedaan seragam siswa/i PRAMUKA antara SD dan SMA. Seragam Pramuka SD memiliki corak  yang sangat cerah dan sedangkan seragam Pramuka untuk siswa/i tingkat SMA sangat jauh beda coraknya.

    "Ya, coraknya yang saya maksud sulit di mengerti oleh orang tua wali murid karena corak-corak seragam itu ada yang terang dan ada yang memudar. Ini-lah alasan pihak sekolah," ungkapnya.

    Ditanyak tentang perbedaan harga perpasangnya seragam siswa/i tersebut kepada Kepsek Syahril. Namun tidak dapat diuraikan harga perpasangnya yang hanya menjelaskan adanya perbedaan harga seperti seragam pramuka dan lebih mahal dibanding jenis seragam lainnya kerena atributnya.

    Pantauan ungkapriau.com terkait persoalan pengadaan seragam siswa/i sekolah yang dikeluhkan para orang tua wali murid ini sangat menimbulkan tanda tanyak kerena pihak sekolah hanya menunjuk salah satu Taylor tanpa  menyerahkan pada orang tua siswa menyediakan seragam-seragam itu.

    Selain adanya dugaan indikasi KKN dalam pengadaan seragam siswa-siswi ini di SMAN 1 Pkl kerinci juga berpotensi merugikan pengusaha Taylor lainnya karena pihak sekolah hanya menunjuk satu pengusaha Taylor saja tanpa membagi-bagikan job penjahitan dengan seluruh Taylor yang ada di Kec Pkl kerinci. (SO/UKP)



     
    Berita Lainnya :
  • Biaya Seragam Siswa/i PPDB SMA 1 Pkl Kerinci Memberatkan Orang Tua Wali Murid
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2018 SergapOnline.com, all rights reserved