Minggu, 16 Desember 2018
 
Eksplorasi Minyak PT NYT Dikeluhkan Warga, Kementerian LHK RI Bahas Masalah Limbah dan Turun Ke Riau
Senin, 09 April 2018 - 19:46:28 WIB

Disisi lain, kondisi warga sekitar lokasi pengeboran minyak terlihat begitu khawatir. Ini terlihat ketika media ini bersama rombongan pengurus DPP Ikatan Media Online Indonesia (IMO), Sabtu (7/4/2018) saat berkunjung untuk melihat rumah Dedy S
TERKAIT:
 
  • Eksplorasi Minyak PT NYT Dikeluhkan Warga, Kementerian LHK RI Bahas Masalah Limbah dan Turun Ke Riau
  •  

    SERGAPONLINE.COM, PEKANBARU-Permasalahan warga sekitar lokasi perusahaan pengeboran minyak PT Nothern Yamano Technology (NYT) Oil Resourch East Pamai kali ini menjadi perhatian langsung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.
    Bahkan, dari Kementerian LHK RI sudah menghubungi salah seorang warga bernama Erwin, Senin (9/4/1018).

    Untuk diketahui, Erwin mengaku sejak adanya kegiatan eksplorasi minyak, kehidupan di tempat tinggalnya tidaklah tenang lagi. Kemudian, diri nya dari awal tidak pernah setuju adanya pengeboran migas yang berdekatan di rumahnya.

    Ironisnya lagi, jelasnya, walaupun tidak setuju Izin Prinsip dan Izin Lingkunganpengeboran minyak ini dikeluarkan pihak Pemerintah Kota Pekanbaru. Landasan inilah yang diduga membuat perusahaan terus bekerja tanpa menghiraukan keluhan warga tersebut.

    "Iya sudah ada dari Kementeriaan LHK RI telpon saya mengenai persoalan yang dihadapi warga sekitar lokasi. Saya ceritakan persoalan yang sebenarnya terjadi. Mulai dari anak saya yang terus menangis setiap hari, sampai  Sampai air sumur saya yang kotor,"ungkapnya kepada Media Senin (9/4/2018).

    Menurut dia, perusahaan tidak mengindahkan itu semua. Justru terus melakukan kegiatan pengeboran minyak di lahan yang hanya 1,1 hektate itu.

    "Padahal saya bersama dengan 2 warga lain tidak pernah setuju adanya pengeboran minyak ini. Namun, itulah masih tetap dilakukan. Anggap remeh warga perusahaan ini. Kita hanya minta perhatikan warga, berikan ganti rugi saja. Ambillah rumah yang saya tempati sekarang, berikan ganti rugi. Sudah dari awal kami sampaikan,"ujarnya.

    Sementara itu Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Djati Witjaksono Hadi, mengatakan melalui pesan WhatsApp pribadinya, informasi tersebut sedang dibahas Direktorat Limbah.

    Disisi lain dari Direktorat Limbah, Kementerian LHK RI, Fajar mengatakan, pihaknya segera membahas itu. Bahkan, segera turun ke Riau menindaklanjuti keluhan masyarakat ini.

    Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Hanif sebelum memblokir WhatsApp suararaya.com, sudah meminta kepada perusahaan yang mempunyai nama General Manajer Hadi, meminta GM PT NYT untuk selesaikan terkait terganggunya bayi menangis.

    Saat ini hal ini dikonfirmasikan dengan GM PT NYT, Hadi melalui pesan pribadi WhatsAppnya, tidak menanggapi konfirmasi itu. Sampai dengan berita ini diinformasikan.

    Disisi lain, kondisi warga sekitar lokasi pengeboran minyak terlihat begitu khawatir. Ini terlihat ketika media ini bersama rombongan pengurus DPP Ikatan Media Online Indonesia (IMO), Sabtu (7/4/2018) saat berkunjung untuk melihat rumah Dedy Syahputra yang juga Penasehat DPW IMO Indonesia Riau.

    Untuk diketahui kediaman Penasehat DPW IMO Indonesia Riau ini berlokasi disekitar pengeboran minyak dilakukan oleh PT NYT.***



     
    Berita Lainnya :
  • Eksplorasi Minyak PT NYT Dikeluhkan Warga, Kementerian LHK RI Bahas Masalah Limbah dan Turun Ke Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2018 SergapOnline.com, all rights reserved