Rabu, 25 April 2018
 
Presiden Jokowi,Tangisan Bayi Tak Dihiraukan, Deru Suara Mesin Keras, Air Mulai Mengotor di Lokasi
Minggu, 08 April 2018 - 16:10:15 WIB

TERKAIT:
 
  • Presiden Jokowi,Tangisan Bayi Tak Dihiraukan, Deru Suara Mesin Keras, Air Mulai Mengotor di Lokasi
  •  

    SERGAPONLINE.COM, PEKANBARU-Walau warga sekitar lokasi perusahaan pengeboran minyak PT Nothern Yamano Technology (NYT) Oil Resourch East Pamai terus berkeluh kesah, tetap saja tidak menanggapi.

    Bahkan,  Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Hanif sudah meminta kepada perusahaan yang mempunyai nama General Manajer Hadi, meminta GM PT NYT untuk selesaikan terkait terganggunya bayi menangis.

    "Saya  sangat miris dengan ada Bayi menangis,"ungkapnya kepada suararaya.com, melalui pesan WhatsApp nya belum lama ini.

    Saat ini dikonfirmasikan dengan salah satu GM PT NYT, Hadi melalui pesan pribadi WhatsAppnya, hanya membaca. Dengan tanda biru dalam pesan konfirmasi yang disampaikan kepada Hadi. Namun tidak menanggapi konfirmasi itu.

    Disisi lain, kondisi warga sekitar lokasi pengeboran minyak terlihat begitu khawatir. Ini terlihat ketika suararaya.com bersama rombongan pengurus DPP Ikatan Media Online Indonesia (IMO), berkunjung untuk melihat rumah Dedy Syahputra yang juga Penasehat DPW IMO Indonesia Riau.

    Untuk diketahui kediaman Penasehat DPW IMO Indonesia Riau ini berlokasi disekitar pengeboran minyak dilakukan oleh PT NYT.

    Dedy mengatakan, menyambut baik kedatangan DPP IMO Indonesia ke lokasi pengeboran minyak itu. Menurut dia, 3 warga dilokasi pengeboran migas sudah berulangkali meminta agar perusahaan peduli.

    "Sayangnya perusahaan tidak begitu peduli. Walaupun di lokasi ada bayi yang sedang tidur lelap. Deru suara mesin membuat tidak nyaman,"jelasnya.

    Sementara itu warga lainnya, terlihat begitu kesal. Karena, sebelumnya air dilokasi rumahnya sudah kotor, itu sejak adanya pengeboran minyak ini.

    "Sebelumnya bersih. Tapi, sekarang sudah kotor. Saya tidak tau penyebabnya. Kita akan buat laporan ijin ke Dinas Kesehatan. Bahkan sampai tingkat Presiden RI. Untuk segera menegur perusahaan. Jangan tunggu ada korban baru sibuk,"jelas dia.

    Untuk diketahui Anggota DPRD Pekanbaru Masni Ernawati dari Fraksi Golkar pernah menyebutkan kepada warga untuk memanggil perusahaan duduk bersama.

    Namun kenyatannya, wakil rakyat yang dipilih melalui dapil Rumbai dan Rumbai Pesisir ini belum melakukan itu. Bahkan, Masni Ernawati pernah menyampaikan bersabar. DPRD Pekanbaru lagi reses.

    Sekarang sudah bulan April, tapi tidak juga ada pemanggilan perusahaan untuk duduk bersama warga. Sekaligus mendudukkan mengenai izin yang dikeluarkan Pemko Pekanbaru tersebut.***



     
    Berita Lainnya :
  • Presiden Jokowi,Tangisan Bayi Tak Dihiraukan, Deru Suara Mesin Keras, Air Mulai Mengotor di Lokasi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2018 SergapOnline.com, all rights reserved